Published On: Wed, Jul 1st, 2015

Sejumlah Warga Lajut Dan Kawo Pertanyakan Perbaikan Jalan

dibaca 1,029 kali
Share This
Tags

ESDMRADIO LOMBOK FM – Sejumlah tokoh warga Desa Lajut dan Desa Kawo Kecamatan Pujut Lombok Tengah pada Selasa (30/6) 2015, mendatangi Kantor DPRD setempat. Mereka melakukan hearing, pertanyakan soal perbaikan jalan Batu Nyala-Sengkol yang dimulai dari area yang tidak rusak parah.

Salah seorang warga, Irfan (35) dihadapan anggota komisi III DPRD menyampaikan, dirinya berserta warga lain, bertanya-tanya dengan keputusan pemerintah daerah yang memulai pengerjaan perbaikan jalan itu dari ujung jalan yakni dari Desa Sengkol.”Padahal kalau kita melihat, kerusakan yang parah itu ada dari arah Desa Batu Nyala dan tengah yakni di Desa Kawo. Tapi kenapa perbaikan dimulai dari tempat yang keruskanya sedikit,”ujarnya.

Untuk itu, irfan curiga ada kong-kalikong antara pejabat terkait dengan pihak kontraktor yang mengerjakan proyek perbaikan jalan tersebut. Karena bila jalan itu dimulai dikerjakan dari area jalan yang keruskanya sedikit, maka ada keuntungan yang bisa didapatkan.”kalau dimulai dari area jalan yang tidak banyak rusak, kan kebutuhan materialnya berkurang,”imbuhnya.

Menjawab hal itu, Kepala Bidang (Kabid) Binamarga PU-ESDM Lombok Tengah, H.Abdul Kadir,SH mengatakan, hal itu semata-mata karena teknis dan efisienya pengerjaan jalan tersebut. Pengerjaan jalan Batu Nyala-Sengkol dikerjakan dari sengkol agar beraturan.”Yang membuat kebijakan itu tentu adalah pejabat diatas kami. Kami hanya seorang kabid yang terbatas membicarakan hal-hal teknis,”jelasnya.

Abdul Kadir, membantah adanya kong-kalikong seperti yang dituding warga. Ia pastikan tidak ada keuntungan maupun muatan politis atas pengerjaan jalan tersebut. Dirinya dan stafnya senantiasa berkerja dengan sungguh-sungguh dan sesuai aturan yang ada.”Kami sudah 20 tahun dipercaya disini, tetapi atas saran dan kritikan tetap kami terima untuk kami perbaiki diri,”tukasnya.

Anggota Komisi III DPRD, Lalu Mashudi yang mempertemukan warga dan pihak dinas terkait, menambahkan agar pihak PU-ESDM lebih mengutamakan kawalitas pengerjaan semua proyek jalan sehingga tidak harus berkali-kali melakukan perbaikan.”Misalnya ada sebagian badan jalan yang kerap kali rusak akibat struktur tanah dijalan itu labil. Mungkin bila perlu dibeton ditempat itu agar sekali kerja namun awet,”pintanya.

Mendengar berbagai penjelasan tersebut, warga akhirnya meminta agar jalan itu untuk sementara ditimbun saja. Hal itu demi kenyamanan warga yang berlalu-lalang melewati jalan itu dalam rangka idulfitri yang akan segera tiba.|001|

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah