Published On: Wed, Mar 9th, 2016

Sejumlah Tokoh Tampar Ampar Keluhkan Proyek Pengolahan Tinja

dibaca 791 kali
Share This
Tags
TINJARADIO LOMBOK FM- Lombok Tengah – Sejumlah tokoh masyarakat Lingkungan Tampar Ampar Praya, Selasa (8/3) 2016 mendatangi DPRD Lombok Tengah. Mereka gelar dengar pendapat terkait dengan Proyek Instalasi Lebur Tinja yang dinilai tidak sesuai dengan sosialiasi yang sempat dilakukan kepada warga.Kepala Lingkungan Tampar Ampar Praya, H. AbdulKarim pada kesempatan tersebut mengungkapkan, sejak awal proyek tersebut dinilainya tidak dilaksanakan dengan transparan. Hal itu dari kegiatan sosialisasi yang terkesan dipaksakan.”Saat itu hanya sekitar 25 orang warga yang hadir, padahal kita tahu warga disini banyaknya sekitar 600 kepala keluarga. Tapi sosialisasi tetap digelar itupun di masjid habis jumatan berusaha distop,”katanya.

Sementara itu, Ketua Rukun Tetangga (RT) I Tampar Ampar, Muhammad Danang Ari Sukra mengungkapkan, saat ini keadaan proyek tersebut cukup membuat warga setempat resah. Banyak pipa yang bocor dan membuar air di sekitar menjadi warna kuning seperti kunyit.”Begitu juga jalan yang dikerjakan akibat galian pipa itu saat ini sudah bergelombang, bahkan ada yang tidak pernah diperbaiki sampai saat ini. Begitu juga lapangan yang kita punya satu-satunya kini tak fungsi lagi,”Jelasnya.

Tokoh lainya, Nujumudin menyebut proyek tersebut sebagai proyek illegal karena tidak memiliki Ijin Kajian Lingkungan yang sudah diakui oleh pihak SKPD terkait. Untuk itu semua pengerjaan proyek itu dikerjakan dengan asal-asalan.”Hanya beberapa warga yang sudah dipasangkan pipa ke toilet mereka, itupun karena terlanjur. Ada juga yang hanya diberikan pipa lalu ditinggal,”Ujarnya.

Menaggapi hal tersebut, Satuan kerja (Satker) Proyek tersebut, Henryas membantah semua apa yang disampaikan para tokoh tersebut. Menurutnya semua tahapan proyek sudah dilaksanakan susai dengan aturan dan proyek itu saat ini dinilainya sudah dikerjakan 100 persen.”Sosialisasi sudah dilakukan walau semuanya saat itu tidak bisa hadir karena bapak-bapak sibuk. Kita sudah laksanakan sesuai dengan aturan,”Katanya enteng.

Apa yang disampikan Staker tersebut kemudian ditengahi oleh Kepala Dinas PU-ESDM Lombok Tengah, HL.Rasydi,ST. Ia menyampaikan permintaan maaf kepada warga atas kekurangan yang saat ini terjadi terhadap proyek tersebut. Pihaknya bersedia melakukan perbaikan atas semua hal yang dileluhkan warga.”Kami membagi hal itu menjadi fisik dan non fisik, semuanya bersedia kami perbaiki dalam waktu 3 atau 4 bulan ini,”Janjinya.

Adapun waktu itu, akan digunakan pihaknya untuk menginventaris seluruh keluahan warga tersebut, untuk kemudian diperbaikai satu persatu. Adapun hal yang tidak sesuai dengan sosilaisasi tersebut, seperti bak penutup galian tinja yang ada dilapangan akan segera dikerjakan akhir bulan maret.”Kita akan mulai menutup itu akhir bulan maret. Semua akan dikondosikan seperti semula dan bhakan akan kita bangun wahana bermain anak disana,”Pungkas Kadis PU-ESDM tersebut dengan bijak.

Apa yang disampaikan Kadis PU-ESDM itu, diiyakan oleh tokoh masyarakat dan akan bermusyawarah dengan para tokoh soal tawaran PU-ESDM untuk ikut bersama-sama PU dan Dewan melakukan studi banding soal Instalansi limbah yang sama yang pernah dibangun dan sangat baik untuk wilayah padat pemukiman di Sleman Yokjakarta.|001|3

WEB BANNER PLN 855x285px

 

 

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah