Published On: Fri, Jun 24th, 2016

Satriadi Akui Khilaf sebut Pengawas Jembatan Pancor Bekerja di Luar Komando

dibaca 817 kali
Share This
Tags

satrRADIO LOMBOK FM, Lombok Timur – Plt Kepala Dinas Pengerjaan Umum (PU) Kabupaten Lombok Timur Satriadi mencoba klarifikasi terkait pemberitaan di media sebelumnya, dimana dirinya pernah mengatakan, bahwa dua pengawas jembatan pancor tersebut bekerja di luar komando.

‘’jujur saat saya diwawancarai terkait itu sama teman-teman wartawan saya sedang syok, jadi spontanitas menjawab seperti itu’’, demikian akuinya kepada RADIO LOMBOK FM, Jum’at 24/06/2016.

Dirinya kembali mengakui benar bahwa ke dua pengawas tersebut tidak harus ada perintah dari pimpinan, karena menurutnya hal itu sudah menjadi bagian pekerjaan mereka sebagai pengawas.

‘’pengawas tugasnya mengawasi jadi meski tidak ada perintah dari pimpinan, tetap mereka bekerja pada poksinya (tupoksi-red)’’, ucapnya Satriadi.

Berbicara tugas pokok dan fungsi (tupoksi) pengawas tentunya tidak diproyek ini saja untuk mereka memiliki wewenang bekerja sebagai pengawas melainkan diproyek-proyek lainnya juga boleh.

‘’karena mereka pengawas jadi pekerjaannya mengawasi’’, jelasnya kembali.

Kemudian untuk pengerjaan kembali pihak PU memberikan kesempatan kepada kontraktor untuk kembali mengerjakan jembatan pancor tersebut.

Tentang pemeriksaan polisi terhadap Kabid Binamarga PU, Mudahan terkait ambruknya jembatan Pancor tersebut menurutnya tidak menjadi masalah, melainkan harus dijalani dengan baik, untuk keputusan akhirnya diserahkan kepada proses hukum.

‘’terkait proses hukum kita jalani saja, dan untuk hasilnya nanti saja kita lihat’’, tutupnya. |002|053|

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah