Published On: Tue, Jul 12th, 2016

SAINT NTB Berdayakan Ekonomi NTB

dibaca 658 kali
Share This
Tags

loRADIO LOMBOK FM, Lombok Barat-–Terinspirasi dari tekad yang terus menyala seolah enggan untuk dipadamkan guna membangun NTB kearah yang lebih baik, Sunardi Ayub Institute (SAINT) mengawali pemikiran itu dengan mengajak seluruh elemen masyarakat yang sama-sama peduli untuk meningkatkan perekonomian masyarakat NTB serta terdongkraknya IPM NTB yang masih bontot mengilhami gerakan SAINT NTB ini mulai bergerak ke berbagai sektor baik dari sisi  pendidikan, ekonomi, kebudayaan, pariwisata, maupun peternakan dan pertanian.

Ditemui RADIO LOMBOK FM di kediamannya di Pagutan, Mataram, Kamis (7/7), pendiri SAINT NTB Sunardi menjelaskan, lembaga SAINT NTB melibatkan 50 orang. Para pengurus tersebut nantinya akan bekerja sesuai program kerja masing-masing. Kepengurusan ini dibentuk untuk bekerja maksimal melakukan pemberdayaan masyarakat diberbagai sektor sesuai program dan bidangnya masing-masing,” ujar H Sunardi Ayub.

Menurut mantan Ketua Badan Legislasi (Banleg) DPR RI ini, kegiatan yang akan dilakukan SAINT nantinya lebih pada pendampingan dan pemberdayaan masyarakat. Di sektor ekonomi, pihaknya menyiapkan pembiayaan melalui perbankan.

Begitu juga disektor pertanian dan peternakan, SAINT menyiapkan bantuan dan kemudahan bagi kelompok peternak sapi dan kelompok petani di sejumlah daerah di NTB.

Sementara di sektor pendidikan, SAINT akan bekerjasama dengan sejumlah lembaga pendidikan serta pondok pesantren untuk peningkatan mutu pendidikan.

Di sektor kesehatan serta pariwisata, SAINT juga menyiapkan program yang intinya memberikan inovasi-inovasi sehingga bermanfaat untuk masyarakat. “Intinya itu kita berbuat sesuatu yang bermanfaat untuk masyarakat.

Berbuat dulu dengan target-target maksimal sehingga dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Sunardi.

Sunardi yang juga pernha sebagai Ketua DPRD NTB ini menegaskan, iklim investasi di NTB terus mengalami peningkatan. Terlebih saat ini, kata Sunardi, Pemprov NTB menerapkan banyak program yang penuh inovasi. Salah satunya dia menyontohkan konsep halal tourism serta program lainnya yang harus didukung penuh oleh semua lapisan masyarakat.

Sunardi yang mengaku sudah malang melintang di dunia pemerintahan selama 30 tahun ini menjelaskan, NTB sebagai daerah kepulauan memiliki daya tarik tersendiri bagi banyak pihak.

Tidak saja secara nasional, bahkan NTB sudah dikenal di tingkat  internasional. Terkait dengan itu, dia mendorong semua lapisan masyarakat untuk bergerak bersama dengan pola dan strategi masing-masing untuk kemajuan dan kesejahteraan rakyat.

“Kalau ada yang bisa disinergikan, kenapa tidak. Yang penting semua program terencana dengan baik. Terprogram dan tentunya selalu menggunakan evaluasi menyeluruh untuk memastikan program yang kita buat dan terapkan berdampak luas dan tepat sasaran,” tukasnya.

Sementara itu Sekretaris SAINT Sopian Assauri mengatakan, kepengurusan yang sudah terbentuk dan memiliki Surat Keputusan (SK) akan segera bekerja. Berbeda dengan organisasi lainnya, kepengurusan SAINT akan memperoleh insentif sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Dijelaskan, gerakan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan maksimal jika penggeraknya sudah diberdayakan. Artinya, masing-masing pihak benar-benar memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi sehingga benar-benar mampu mewujudkan cita-cita bersama menuju NTB yang berkeadilan. “Tentu semua pengurus harus diberdayakan terlebih dulu sehingga program pemberdayaan masyarakat berjalan dengan  baik, terstruktur dan masif,” ungkap Sopian.

Sejak dideklarasikan pada pertengahan 2015, SAINT sudah bergerak dengan melibatkan lapisan masyarakat. SAINS juga melibatkan banyak tokoh sesuai kapasitas, keilmuan, serta keahliannya masing-masing. (007/005)

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah