Published On: Wed, Oct 28th, 2015

Proyek IPAL Tinja Tampar Ampar Dipertanyakan Warga

dibaca 1,002 kali
Share This
Tags

ssLOMBOK TENGAH,lombokfm.com – Sejak satu bulan yang lalu, sebuah proyek tampak sudah mulai dikerjakan dilingkungan Tampar-Ampar Praya Lombok Tengah. Namun, hingga saat ini belum diketahui proyek apa yang sedang dikerjakan tersebut. Karena plang proyek yang seharusnya sudah terpasang, tidak terlihat dilokasi proyek. Demikian diungkapkan salah seorang Warga Tampar Ampar Praya yang sekaligus tokoh masyarakat setempat, Lalu Arif Widya Hakim,SH pada Selasa (27/10) 2015. kepada Lombok FM.

Dalam masa pengerjaanya saat ini lanjut Arif Widya Hakim, banyak warga yang sudah mulai menyampaikan keluhanya. Misalnya terkait dengan galian yang saat ini dilakukan, hal itu telah sangat menggangu aktifitas warga setempat karena galianya telah merusak jalan setempat.”Berapa meter luas jalan ditampar ampar itu. Sangat kecil, akibatnya banyak roda mobil yang nyemplung ke galian itu,”Tuturnya.

Yang menjadi tanda Tanya warga lanjut pengacara kondang Lombok Tengah ini, hingga saat ini belum ada sosialisai secara konfrehensif terkait dengan kegiatan proyek tersebut. Informasi hanya didapat dari para tukang yang bekerja pada proyek tersebut.”Katanya akan dibangun Instalasi Pembuangan Air Limbah atau IPAL Tinja untuk warga Tampar-Ampar. Hal ini menambah kebingunan kami sebagai warga. Karena hal itu mestinya harus ada persetujuan warga,”Sesalnya .

Arif tidak menginginkan proyek itu nantinya justeru akan sia-sia bila ternyata ditolak oleh masyarakat. Karena secara pribadi, dirinya jelas tidak akan mau rumahnya dibongkar untuk pemasagan pipa IPAL tersebut, karena jelas hal itu nakan merusak rumahnya.”Perbaiki genteng saja segari debunya minta ampun, apalagi ini mau membongkar sepiteng dan lainya. Dibayar sepuluh juta saja jelas saya tolak,”Tukasnya.

Dibanding proyek tersebut lanjut Arif kepada Lombok FM ada hal lain yang lebih penting yang saat ini dibutuhkan oleh masyarakat tampar Ampar, yakni perbaikan drainase yang sudah dangkal dan diduga kuat sebagai penyeyab banjir diwilayah tersebut.”Kalau IPAL Tinja ini jelas belum dibutuhkan warga karena semua warga sudah memiliki sepiteng dengan solusi bila penuh bisa sedot lagi. Kalau ada IPAL begini akan membuhuh mata pencaharian penyedot tinja itu.”Tandasnya.

Yang menjadi bom waktu imbuh Arif, sepiteng raksasa yang dibuat di lapangan Umum Tampar Ampar yang lokasinya berdekatan dengan sekolah. Bila IPAL itu rusak dan mengakibatkan IPAL-nya tidak bekerja, maka polusi bau tak sedap mengancam anak-anak sekolah yang sedang belajar.”Begitu juga dengan pipanya bila bocor, maka semua masyarakat siap-saip terkena dampaknya,”Pungkas Arif|001|053|

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah