Published On: Thu, Jun 22nd, 2017

Polisi Temukan Jejak Bahrum Naim di Bima

dibaca 161 kali
Share This
Tags

a6RADIO LOMBOK FM, Mataram – Wakapolda Kombes Pol. Imam Margono mengatakan tiga orang terduga teroris itu memiliki peran dan rekam jejak masing-masing, seperti yang di ketahui terduga KNW berperan sebagai pelaku utama, NH berperan sebagai kurir untuk membeli bahan baku merakit bom, dan RH berperan melakukan fa’i atau menggalang dana.

Selanjutnya Margono menjelaskan terduga teroris KNW ini merupakan jaringan terror kelompok Pena To’i di bawah pimpinan Ustadz Iskandar yang sudah tertangkap pada tahun 2010, kemudia pada tahun 2014 bergabung di Poso melaksanakan latihan militer, kemudian kembali ke Bima dan bergabung dengan kelompok Jamaah Ansyarud Daulah Bima.

Kemudian terduga NH yang merupakan seorang mahasiswa, berperan sebagai pembeli bahan kimia pembuatan bahan peledak cairan H2O2 sebanyak tiga liter, kemudian diserahkan kepada KNW untuk dirakit menjadi sebuah bahan peledak.

RA merupakan jaringan kelompok Pena To’i dibawah pimpinan Ustadz Iskandar lalu berkelompok dengan kelompok Mujahidin Indonesia Barat (MIB) untuk melakukan perampokan di kantor Pos dan Giro Cuputat Tanggerang Selatan Provinsi Banten pada tahun 2012.

Yang bersangkutan juga berperan sebagai penampung DPO atas nama Satrio atau Indra Jendol yang sudah tertangkap, imbuh Margono.

“Ini membuktikan bahwa pengaruh Teroris Foreign Fighter dari Indonesia yang ada di Suriah dan bergabung dengan ISIS seperti Bahrun Naim telah mampu menggerakkan jaringan lokal disini (NTB-red).

Kemudian kejadian menunjukkan ancaman teroris nyata di wilayah kita sehingga memerlukan atau menuntut kita pihak Polri untuk selalu waspada, dan selalu aktif dalam melakukan kegiatan”, ungkap Imam Margono kepada RADIO LOMBOK FM di Mataram (21/06/2017). |006|008|

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah