Published On: Tue, Jan 29th, 2019

Polda NTB Masih Buru Pelarian Tersangka Narkoba Asal Prancis

dibaca 3,577 kali
Share This
Tags
RADIO LOMBOK FM, Mataram,-Tidak ingin berlama-lama untuk segera mengungkap kaburnya Dorfin Felix tersangka kasus narkoba senilai Rp 3,2 miliar, Polda NTB saat ini masih bekerja keras untuk segera menangkap kembali tersangka, termasuk memeriksa intensif petugas jaga yang saat itu tengah bertugas di ruang tahanan Polda NTB atas tersangka Dorfin.

“Kita tengah bekerka keras mengungkap dugaan anggota polisi yang turut terlibat meloloskan Dorfin Felix, tersangka kasus narkoba. Pemeriksaan intensif dilakukan terhadap lebih dari satu petugas jaga di rutan Polda NTB,” kata Wakapolda NTB Brigjen Pol Tajuddin, di Mataram, Senin (28/1).

Menurut Wakapolda, terdapat aturan yang jelas dab sudah ditetapkan. Jika diketahui ada anggota yang melanggar, baik disiplin maupun kode etik, akan proses.

“Kita tidak main-main, jika benar ada anggota yang terlibat dalam meloloskan tersangka Dorfin, kita akan berikan sanksi. Jika lalai dalam menjalankan tugas apalagi terpengaruh iming-iming tersangka dan terbukti kita akan hukum,” tegas dia.

Wakapolda mengatakan, tidak menutup kemungkinan adanya perbuatan pidana yang dilakukan anggotanya dengan kaburnya Dorfin dari Rutan Polda NTB. Pelanggaran bisa saja dilakukan anggota.

Dikatakan Tajudin, pengejaran terhadap Dorfin masih terus dilakukan Polda NTB. Seluruh satker dikerahkan untuk menangkap pria yang menyelundupkan lebih dari tiga kilogram narkoba.

Menurutnya, Polda NTB tidak tinggal diam dengan kaburnya Dorfin. Beberapa titik yang diduga sebagai lokasi pelarian Dorfin terus dipantau. Salah satunya jalur kapal subuh dan malam yang menuju ke Timor Timur.

Demikian juga Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda NTB telah turun tangan melakukan pemeriksaan. Penyelidikan ini dimulai dari adanya gratifikasi kepada oknum polisi berinisial TU.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kaburnya Dorfin diduga atas bantuan oknum berinisial TU. Yang bersangkutan menerima sejumlah uang dengan syarat membantu Dorfin kabur dari tahanan Polda NTB.

Dikabarkan, TU dan Dorfin kerap melakukan pertemuan di ruangan pada malam hari. Kegiatan ini tentu tak lazim jika melihat posisi Dorfin sebagai tahanan, yang seharusnya terus berada di dalam sel ketika jam berkunjung usai. Dalam pertemuan tersebut, ada juga orang ketiga, yang bukan anggota jaga, penasihat hukum, maupun penyidik kepolisian turut terlibat. (07/021)

 

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah