Published On: Wed, Aug 10th, 2016

Pimpinan DPRD Resmi Laporkan RAB ke Polisi

dibaca 563 kali
Share This
Tags

F-PIMPINAN DPRD SERAHKAN LAPORAN KE POLISIRadio Lombok FM, Lombok Utara—Tidak terima dengan celotehan RAB (Inisial) yang dianggap menyinggung dan mencemarkan nama baik lembaga DPRD KLU atas postingannya di akun fb beberapa waktu lalu, pada selasa (9/8) Kemarin pimpinan DPRD KLU secara resmi melaporkan RAB ke pihak kepolisian sektor tanjung.

Ketua DPRD KLU Ni Wayan Sri Pradiyanti bersama Wakil Ketua 1 Djekat Demung menyampaikan laporan tersebut secara langsung kepada pihak kepolisian setempat, dimana laporan ini langsung diterima kepolsek tanjung AKP M. Purna diruang kerjannya.

‘’RAB sudah meminta maaf langsung kepada saya terkait dengan  postingannya, namun tetap akan kami laporkan, setidak tidaknya kami berkeinginan untuk berhentilah berbicara macem-macem jika tidak paham,”Tegas Wakil Ketua 1 DPRD KLU Amaq Djekat Selasa (9/8).

Djekat terkesan kesal dengan postingan RAB, dihadapan Kapolsek Tanjung M. Purna dan kalangan Wartawan ia menjelaskan terkait dengan temuan RAB yang mengaku melihat jajaran DPRD KLU di BIL saat itu, dimana kata Djekat pihaknya pada saat itu berencana kunker ke luar daerah berkaitan dengan RPJMD. Hal ini dilakukan untuk menyatukan pemahaman kepada dua belah pihak. Pimpinan meminta untuk bintek ke Bapenas atau Kementrian Dalam Negeri, namun pada saat ditemui oleh RAB di BIL saat itu pihaknya menunda keberangkatan lantaran akibat terjadinya gunung baru jari yang meletus.

‘’Kami belum berangkat saat dilihat RAB itu, “terangnya.

Terpisah Ketua Komisi I (Hukum) DPRD KLU, Ardianto, yang meminta sikap tegas Pimpinan DPRD KLU dalam menyikapi persoalan ini menyampaikan meskipun RAB telah meminta maaf pihaknya tetap menuntut agar persoalan ini diselesaikan ke ranah hukum oleh pimpinan DPRD. Ia menerangkan, dalam postingan yang diduga dituliskan RAB tersebut, sudah jelas mengandung unsur pencemaran nama baik dan fitnah. Terlebih di postingan tersebut terdapat kata-kata yang tidak elok menyebut anggota DPRD KLU dengan sebutan ‘mahluk’. Kemudian di dalam postingan tersebut juga disebutkan kata ‘koropsi’ yang terorganisir masif dan struktur.

“Bisa tidak dibuktikan kalau kungker (kunjungan kerja) yang dilakukan itu merupakan korupsi yang terorganisir masif dan struktur. Itu kan harus ada pembuktian di persidangan,” tandasnya.

Seperti diketahui dalam screenshots  kolom komentar FB yang sudah menyebar di kalangan Anggota DPRD KLU, RAB diduga menuliskan postingan yang membuat Anggota DPRD KLU bereaksi. “Tadi malam mahluk2 DPR KLU balik dari kungker saya lihat di Bil saat sya jemput tamu. Ini koropsi yg terorganisir masif dan struktur dalam sebulan 2 sampai 3 kali kungker setengah miliar habis untuk hura hura dengan kedok kungker hasilnya nol.memalukan kwalitas lembaga yg tdk berkualitas,” ujar akun RAB dalam kolom komentar FB yang di-screenshots tersebut.

Sementara itu, Kapolsek Tanjung AKP M.Purna mengakui telah menerima laporan pengaduan dari pimpinan DPRD KLU tersebut secara langsung, dan persoalan ini siap disikapi pihak kepolisian.

‘’Ini harus ditangani oleh unit IT dan ini hanya ada di polda dan laporan ini akan kita kirim ke polres lobar  apa polres yg tangni atau polda karena unit IT hanya di polda, sementara kita disini terima laporan dulu dan kita mungkin periksa beberapa saksi yang tahu kejadian ini,”pungkasnya.

 

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah