Published On: Mon, Nov 23rd, 2015

Pesona Rinjani Pukau Warga Amerika, Hingga Rela Jadi Relawan

dibaca 962 kali
Share This
Tags

rinjaniLOMBOK TENGAH,lombokfm.com – Pesona Gunung Rinjani, ternyata mampu memukau banyak orang termasuk orang dari luar negeri sekalipun. Itulah yang dialami Pamella Aguiniga seorang warga Amerika. Ia rela menghabiskan waktunya ditempat terpencil demi menikmat pesona Rinjani dan kehidupan warga disekitarnya.

Kesempatan itupun, digunakan dirinya untuk memberikan mamfaat bagi warga sekitar dengan menjadi relawan guru bahasa inggris disejumlah sekolah disekitar lereng Rinjani. Pamella memilih Desa Aik Berik Kecamatan Batukliang Utara, yang awalnya ia ketahui dari seoang poter saat ia mendaki Rinjani.

Poter yang dikenalnya itu, kurang pandai berbahasa ingris, itulah yang membuat dirinya termotivasi untuk mendedikasikan dirinya menjadi relawan guru bahasa inggris di desa tersebut. Diantaranya di SMPN 4 Batukliang Utara, di yayasan Islahul Ummah dan lembaga pendidikan lainnya. ‘’Saya sangat suka tinggal di sini dengan suasana alam dan warga yang ramah,’’ terang wanita 63 tahun yang dipanggil buk Ella oleh warga Aik Berik tersebut,Minggu (22/11) 2015 kepada Lombok FM.

Sejak tiga minggu lalu, Pamella tinggal di rumah L Gurun, 35 tahun, warga dusun Selak Aik. Dusun tersebut berada persis di kaki gunung rinjani. Bagi Pamella yang biasa merasakan hidup serba wah di Woshinton DC, hidup di Aik Berik sangat berbeda jauh. Meski demikian hal itu justru menjadi bagian hidup yang tidak terlupakan. Selama di Aik Berik, ia tidak pernah diusili masyarakat. Warga ramah padanya. ‘’Saya tidak bohong. Semuanya amat mengagumkan. Semua orang sangat bersahabat. Selalu membantu saya,’’ jelasnya.

Bagi Pamella, Desa Aik Berik tidak ubahnya seperti salah satu distrik di Gua Temala Amerika. Kondisi alam dan keramahan penduduknya tidak jauh berbeda.

Saat mengajar bahasa Inggris ke lembaga pendidikan di Aik Berik, Pamella selalu didampingi salah satu masyarakat setempat. Pamella sendiri adalah pensiunan Dosen di salah satu Universitas di woshington DC. Sejak tiga tahun lalu ia tinggal di Indonesia dan menetap di Bandung.

Di kota kembang, Pamella bekerja sebagai dosen ITB. Kehidupan selama tiga tahun di Bandung menuntun Pamela untuk hijrah dari agama lamanya. Ia menjadi muallaf (masuk Islam,red) sejak tahun 2011 lalu. Seperti muslimah lainnya, Famela menunai sholat lima waktu setiap hari.”Entahlah, sampai kapan aku akan tinggal disini, semoga saja warga disini akan terus mau menerima saya disini,”Harapnya.|001|34|

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah