Published On: Tue, Apr 26th, 2016

Perusda PT.Loteng Bersatu Merugi Dan Kini Tak Miliki Direktur

dibaca 909 kali
Share This
Tags

s1RADIO LOMBOK FM, Lombok Tengah – Direksi Perusahaan Daerah (Perusda) PT. Loteng Bersatu saat ini kosong. Perusahaan yang telah menelan anggaran Rp.1 milyar tersebut kini bagai terlunta-lunta karena tidak memiliki nakhoda. Padahal perusda yang ditelurkan dengan keyakinan bisa memberikan keuntungan bagi daerah tersebut kini sedang merugi.

Mantan Direktur PT.Loteng Bersatu, Lalu Martha Dinata mengakui, kalau perusda yang pernah dipimpinnya itu memang belum memberikan keuntungan yang signifikan kepada daerah. “Saya belum puas, masih banyak kurangnya, masih banyak potensi kita yang belum kita kembangkan,”Katanya Jumat (22/4) 2016 lalu kepada Radio Lombok FM.

Dari perencanaan yang sudah dibuat lanjut Lalu Martha Dinata, sejauh ini sudah dilaksanakan semuanya, meskipun tidak berjalan optimal. Seperti di bidang pariwisata, hingga saat ini belum bisa dijalankan. “Harapan kita itu nanti yang menjadi PR direksi baru. Padahal potensi wisata kita besar. Begitu juga di bidang agro juga bisa dikembangkan lagi,”Jelasnya.

Adapun yang sudah dilakukan semasa dirinya mengabdi diperusda tersebut lanjut Lalu Martha Dinata, mengembangkan bidang property pabrikasi bata ringan dan membangun jaringan bidang pariwisata.”Ada satu langkah lagi yang belum, bagaimana membangun jaringan dengan pemerintah mengenai asset-asset yang bisa dikembangkan,”Ungkapnya.

Saat ditanya mengenai keinginanya untuk kembali mencalonkan diri lagi sebagai direktur di perusahaan tersebut, Lalu Martha Dinata menyatakan, lebih memilih untuk membangun Lombok Tengah dari luar.”Sesuai dengan perdanya masa jabatan direksi itu selama 3 tahun, saya berharap ada saudara kita nanti yang lebih baik lagi yang bisa mengelola perusahaan itu,”Tandasnya.

Sementara itu, ditemui terpisah, Asisten III Setda Lombok Tengah, HHM.Nursiah,S.Sos.M.Si membenarkan kalau direktur Perusda PT.Loteng Bersatu tersebut sudah habis masa jabatanya pada maret bulan lalu. Untuk itu pihaknya saat ini masih memproses jajaran direksi yang baru.”Tapi kita masih menunggu arahan pimpinan kita. Bagaimana jalanya perusahaan selama ini menjadi referensi pimpinan untuk mengangkat direktur yang baru,”Jelas Nursiah, Senin (25/4) diruang kerjanya.

Adapun proses pengangkatan direktur baru bagi perusda tersebut lanjut Nursiah, nantinya akan melibatkan berbagai unsur salah satunya dari DPRD Lombok Tengah. Akan dilakukan uji kelayakan bagi setiap calon yang nantinya akan diajukan.”Untuk sementara ini perusahaan itu tetap berjalan dan berada di bawah pengawasan Kabag Ekonomi Setda,”Ungkapnya.

Dari hasil evaluasi sementara terhadap perusahaan tersebut ungkap Nursiah, mengalami kerugian. Namun belum ditotalkan mengenai berapa kerugian yang dialami. Evaluasi saat ini masih terus berjalan walau LKPJ dari direktur yang lama sudah disampaikan ke dewan.”Sejauh ini belum ada temuan mengenai adanya dugaan penyimpangan,”Pungkasnya.|001|031|

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah