Published On: Sat, Mar 5th, 2016

Pertamini Berpotensi Rugikan Konsumen

dibaca 708 kali
Share This
Tags

3aRADIO LOMBOK FM, LOMBOK TIMUR – Pertamini yang menjamur sekarang ini ternyata berpotensi rugikan konsumen, pasalnya pertamini tidak masuk dalam metedologi legal atau sah.

Terlebih para pemilik pertamini tidak mengantongi izin, dan takaran angka bertulis di tabung tidak ada yang menjamin kebenarannya.

Saat di komfirmasi RADIO LOMBOK FM Kepala Bidang Perdagangan ESDM Kabupaten Lombok Timur, Suwardi mengaku bingung juga akan hal itu. Pasalnya pihak BPH pusat sendiri terkait tentang migas nomor 6 tahun 2015 yang di layangkan menjelaskan, penyaluran BBM hanya sampai SPBU, dan SPBU memiliki izin ecer,jelasnya, Jum’at 4/3/2016.

Menurutnya Suwardi, di bagian pertamini banyak memang yang tidak di ketahui jelas kebenarannya, baik dari takaran yang tertulis, panjang selang, dan nosel,ungkapnya.

“Pertamina bensin yang di dalam selang sudah masuk hitungan dari harga terbeli, begitu juga nosel yang setiap 6 bulan di lakukan tera”, paparnya.

Berbicara pertamini lanjutnya, semua bagiannya tidak ada yang mengontrol, seperti standar tabung, selang, dan fungsi nosel, sehingga dugaan kerugian konsumen banyak saat mengisi bensin.

Di Akuinya permasalahan ini pihak ESDM sudah melaporkan ke BPH Migas, namun pihak BPH belum menanggapi.
“Belum ada tanggapan terkait masalah ini”, katanya. (007)(018)

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah