Published On: Sat, Jan 21st, 2017

Peraturan Pengamanan Nyongkolan Dewan Sarankan Lebih Baik Bentuk Perdes Daripada Perda

dibaca 155 kali
Share This
Tags

l1RADIO LOMBOK FM, Lombok Timur  – Acara nyongkolan yang merupakan salah satu tradisi budaya masyarakat Sasak Lombok yang belakangan ini menimbulkan banyak  kritikan dari masyarakat, pasalnya dalam pelaksanaan nyongkolan tersebut selalu terjadi perkelahian antar pemuda, bahkan memicu komplik antar kampung. Tak sedikit dari masyarakat menduga yang menjadi penyebabnya kisruh saat nyongkolan yaitu musik yang mengiringi, ada juga yang menilai bahwa penyebab perkelahian disaat nyongkolan karena para pelaku nyongkolan meminum minuman keras.

Solusi agar pelaksanaan nyongkolan berjalan dengan meriah tanpa ada perkelahian, sampai saat ini masih belum ada, sebelumnya pemerintah menyarankan agar pemerintah desa membuat awik-awik  husus dalam memberikan pengamanan saat acara nyongkolan.

Akan tapi justru malah sebaliknya, dari kalangan masyarakat meminta agar pemerintah membuat Peraturan Daerah (Perda), sehingga dengan terbitnya Perda maka tidak aka nada lagi kericuhan saat acara nyongkolan berlangsung.

Menanggapi persepsi penyebab kericuhan saat nyongkolan berlangsung dan pola pengamanan yang harus diterapkan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Timur H. Khairul Rizal menegaskan, bahwa dalam penanganan masalah tersebut yang paling berperan adalah pemerintah desa, kenapa pemerintah desa, sebab kalau pemerintah desa mengatakan setop Kecimol umpama kalau itu merupakan salah satu pengiring musik yang digunakan nyongkolan, maka pasti tidak akan berani masuk.

‘’pemerintah desa dan masyarakat setempat harus kompak dalam menegakkan aturan tersebut, maka pasti Kecimol atau musik pengiring lainnya yang diduga bisa membuat ribut tidak akan berani masuk’’, jelasnya kepada RADIO LOMBOK FM, Jum’at (20/01/2017).

Dengan begitu, yang harus masyarakat buat adalah Peraturan Desa (Perdes) bukan Perda. Pembuatan Perda lanjut Rizal tentu nantinya mengarah lebih luas sehingga dalam control kinerja tidak begitu bagus, kalau Perdes pasti akan terkendali.

‘’Kita berpikir logika saja, Kepala Desa bersama masyarakat melarang Kecimol masuk, maka mereka tidak akan berani masuk, sebaiknya begitu saja, kita rasa itu simple dan pasti aman’’, jelasnya kembali.|002|034|.

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah