Published On: Sat, Oct 10th, 2015

Penyerapan ADD Belum Maksimal dan Desa Terancam Kena Penalty

dibaca 481 kali
Share This
Tags

addRADIO LOMBOK FM – Pemerintah Desa terancam akan terkena penalty jika dalam proses realisasi atau penyerapan Alokasi Dana Desa (ADD) tidak terlaksana dengan maksimal. Penalty tersebut berupa pengurangan jumlah ADD pada tahun berikutnya, sebagai punishment terhadap ketidakmampuan pengelolaan ADD.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemberdayaan Perempuan, Keluarga Berencana dan Pemerintaha Desa (BPM PP KB Pemdes) Lombok Utara, Drs. H. Jayadi Nurdin, kepada Lombok FM, jumat (9/10) mengatakan”sistim dan target realisasi ADD yang rata – rata sebesar Rp. 1 miliar lebih itu telah diatur oleh pemerintah pusat Dalam satu tahun anggaran dana ADD harus direalisasi selama 3 termin. Termin pertama sebesar 40 persen, kedua 40 persen dan termin ketiga 20 persen”,jelasnya.

Jayadi menegaskan, target realisasi ADD untuk pembangunan desa cukup pleksibel namun ketat, dan diharapkan realisasi ADD sebelum akhir tahun (sebelum 31 Desember), bisa terserap paling rendah sebesar 70 persen, Apabila tak mencapai target tersebut, maka desa yang bersangkutan terancam di penalty, ungkap Jayadi.

Sejauh ini menurut Jayadi, progres penyerapan termin pertama ADD di 33 desa se-lombok utara rata – rata masih sebesar 39 persen dengan total jumlah keseluruhan ADD mencapai Rp. 35 miliar lebih. Sementara tahapan realisasi termin Kedua sudah mulai masuk di bulan Oktober.

Sedangkan untuk merealisasikan anggaran, pemdes harus menyerahkan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) penggunaan anggaran ADD termin sebelumnya. Jayadi menambahkan dari 33 desa, baru hanya 2 desa yang telah menyerahkan dokumen SPJ.

Diakui Jayadi Nurdin, kendala pemanfaatan ADD masih terkendala pelaporan, dan untuk membantu pemanfaatan dan pertanggungjawaban ADD itu pihaknya membentuk Tim Pendamping ADD yang terdiri dari lintas sektor SKPD di kabupaten Lombok Utara yang dapat membina pemdes dalam mengelola ADD. |004|053|

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah