Published On: Wed, Sep 16th, 2015

Rapat KPU Masih Temui Jalan Buntu Soal APK

dibaca 505 kali
Share This
Tags

aaaRADIO LOMBOK FM – Rapat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lombok Tengah pada Senin (14/9/2015) yang melibatkan Tim Sukses Pasangan Calon (Paslon) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup Wabup) Lombok Tengah tahun 2015 dengan agenda penyusunan jadwal kampanye Rapat Terbuka, berlangsung alot. Peserta banyak berbebat soal Alat Peraga Kampanye (APK).

Salah seorang Tim Sukses Paslon HL.Suprayatno-Zainul Aidi yakni Abdul Rahum berpendapat kalau aturan Pilbub Wabup tersebut masih banyak kekurangan. Akibatnya pihak penyelenggara masih bingung melaksanakan aturan tersebut.”Untuk masalah APK saja sudah sekian kali kita bertemu belum clear masalahnya. KPU tidak berani bertindak tegas menyikapi aturan ini,”katanya.

Dengan memberikan pernyataan dan sikap yang abu abu lanjut Abdul Rahum, justeru memberikan ruang untuk terjadinya gesekan dilapangan. Karena disatu sisi dinyatakan dilarang namun sisi lain hal yang sama dinyatakan tidak dilarang.”Akhirnya seperti kemarin, saat kita sudah buat dan pasang atribut malah dibuka secara paksa oleh Panwaslu (Panitia Pengawas Pemilu) makanya kami yang pertama kali diturunkan ngamuk-ngamuk,”ujarnya.

Kalau KPU saja yang punya produk hukum tidak bisa menafsirkan jelas aturan yang dibuatnya tambah Abdul Rahum, maka bagaimana dengan peserta Pilbub Wabup dan masyarakat luas bisa mengerti. Untuk itu jangankan berbicara waktu hari H pencoblosan.”Karena kalau mendengar berbagai macam penjelasan KPU maka itu belum siap. Maka kita harus cerdas menyikapi masalah ini dengan bermufakat,”tandasnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Panwaslu Lombok Tengah,L.Darmawan,S.SOs,MA menyetujui apa yang disampaikan sejumlah peserta rapat yang rata-rata berasal dari tim sukses Paslon tersebut. Menurutnya, bila ada hal yang belum diatur dalam Peraturan KPU (PKPU) maka hal tersebut bisa diselesaikan dengan mufakat.”Maka kami tentu akan mengawasi hasil kesepakatan itu. Bila apa yang terjadi keluar dari kesepakatan kami bertindak,”terangnya.

Sementara itu,Ketua KPU Lombok Tengah,Ary Wahyudi,SH.MH menyatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak KPU yang ada diatasnya termasuk soal APK tersebut. Dan tegas dikatakan, selain baliho yang telah diterbitkan dan dicetak oleh KPU maka tidak boleh dipasang.”Selain dipasangan pembuatanya juga tidak boleh. Kecuali atribut lain sesuai dengan ukuran dan harga yang sudah digariskan oleh undang-undang,”jelasnya.

KPU lanjut Ary Wahyudi, tidak bisa melakukan kesepakatan yang bertentangan dengan undang-undang. Kesepakatan yang saat ini kerap dilakukan dengan tim sukses Paslon kesepakatan yang telah diatur dalam PKPU. Ia mencontohkan seperti lokasi Kampanye dan waktunya serta soal gambar APK.”Tetapi kalau bermufakat soal boleh atau tidak boleh, maka hal itu tidak mungkin kami sepakati. Silahkan saudara-saudara yang memaknai aturan itu dan laksanakan,”tegasnya|001|0120

Tabungan-iB-Hasanah

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah