Published On: Wed, Mar 2nd, 2016

Pengikut Gafatar Asal Sandik Pulang Kampung

dibaca 644 kali
Share This
Tags

AA1RADIO LOMBOK FM,Lombok Barat – Kepulangan RA warga Dusun Are Manis, Desa Sandik, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat, yang dipastikan keluarganya menghilang karena mengikuti kelompok Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) disambut dengan rasa syukur dan bahagia oleh keluarga dan tetangganya.Sejak Senin (29/2) lalu, RA, sudah berada di tengah-tengah keluarganya, setelah diajak salah seorang rekannya berinisial H.

Putri dari pasangan Bapak HNF dan Ibu LTH ini mengaku, masuk dalam Organisasi Gafatar bersama anggota Gafatar lainnya di Pulau Lombok ikut berhijrah ke Kalimantan Timur dan berkumpul dengan anggota Gafatar lainnya di sana. Saat itu, RA hanya mengetahui bahwa organisasi yang ia ikuti itu menekankan bakti sosial, dan berbuat baik terhadap sesama.

Namun setelah MUI mengeluarkan fatwa “Gafatar Sesat”, gadis 18 tahun itu pun berinisiatif keluar dengan sendiri, karena merasa tidak akan mungkin melakukan mengikuti ajaran yang dinyatakan sesat oleh MUI. Akhirnya RA pun insyaf dan melupakan semua yang didapatkan selama itu. Setelah melepas Gafatar, RA kemudian memutuskan pulang ke kampung halamannya.

Kepala Dusun Are Manis, Muzakki membenarkan pernyataan Ra tersebut. Dia pun sangat bersukur atas kepulangan salah satu warganya itu. Sementara warga setempat pun siap menerima kembali Ra dan menyambutnya dengan senyuman.
“RA itu ramah dan bisa berbaur dengan warga. Makanya kami juga senang dengan kepulangannya,” ujar Muzakki.|010|04|

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah