Published On: Thu, May 26th, 2016

Pencuri Spesialis Baterai Tower Digulung Polisi

dibaca 1,419 kali
Share This
Tags

toRADIO LOMBOK FM, Praya-Sat Reskrim Polres Lombok Tengah (Loteng) ciduk pelaku spesialis pencuri baterai tower seluler yang kerap beraksi di pulau Lombok. Pelaku, berinisial MW 26 tahun warga perumahan BTN Sweta indah, Kelurahan, Sayo Baru Kecamatan Sandubaya, Kodya Mataram, ditangkap di rumahnya pada hari Senin 23/05.

Kasat Reskrim, melaui Kaur Reskrim Polres Loteng, IPTU Ery Armunanto menjelaskan, kejadian bermula pada tanggal 21/05, pelaku besama dua rekannya telah mencuri baterai tower milik smart fren yang berada di Dusun Kuta I Desa Kuta Kecamatan Pujut.

Berbekal laporan nomor 28/V/NTB/Res Loteng/sek Kuta, pihaknya langsung melakukan olah TKP maupun mendengarkan keterangan para saksi di sekitar tower tersebut. Hasilnya dari olah TKP mengerucut ke pelaku yang mengunakan kendaran jenis avanza warna hitam. Dengan mengantongi nomor polisi kendaraan tersebut, pada tanggal 23/05, anggota langsung melakukan pengembangan dan berhasil mendapati pemilik mobil tersebut, yang merupakan pengusaha penyewaan kendaraan di Kota Mataram.

Pengusaha penyewaan kendaraan tersebut memberikan keterangan tentang identitas penyewa kendaraan sesuai konfirmasi pihak yang berwajib tentang tanggal dan siapa penyewa. Setelah mengantongi informasi tentang siapa penyewa mobil tersebut, aparat kepolisian langsung bergerak melakukan penangkapan terhadap pelaku dirumahnya.

Dalam penangkapan itu, polisi menemukan barang bukti berupa baterai tower yang telah diolah dan sudah siap dijual seberat 509 kg. “Pelakunya ada tiga, tetapi kami berhasil menangkap satu di antara mereka. Sedangkan pelaku lainnya sekarang dalam pengejaran,” tandasnya di ruang kerjanya 25/05.

Ia mengaku, dari pengakuan pelaku ini, dia bersama dua rekannya telah melakukan aksinya di 12 lokasi di sepulau Lombok. Diantaranya, Kabupaten Loteng sebanyak tiga lokasi (Kuta, Rembitan dan Mujur), Kabupaten Lobar sebanyak empat lokasi (Keru, Sekotong, Pelangan dan Senggigi), Kabupaten Lombok Utara satu lokasi yaitu di daerah Tanjung, dan Kota Mataram satu lokasi yaitu di Pejeruk, dan Kabupaten Lombok Timur di tiga lokasi (Masbagik, Kokok Putik dan Terara). “Itu hasil sementara, kami masih melakukan pengembangan terhadap pelaku, jadi kami polisi menghimbau pemilik tower yang kehilangan baterai untuk segera melaporkan apabila pernah kehilangan baterai,” ucapnya. Sehingga untuk memudahkan penyelesaian kasus ini juga, pihak kepolisian Lombok Tengah tekankan agar untuk pemilik tower yang kehilangan baterai untuk melaporkannya. “Kami minta agar pemilik tower melapor bila pernah kehilangan baterai,” tegasnya.

Ia menerangkan, sesuai pengakuan pelaku juga, uang dari hasil penjualan barang curian tersebut, mereka pakai untuk foya-foya. Semua hasil kejahatannya dijual di Sweta dan uang dibagi rata. Lebih lanjut, Kanit Reskrim Polsek Kuta, AIPDA, Rano Rohadi, menjelaskan cara jalankan aksinya pelaku merusak pintu tower tersebut dan mengambil 12 baterai tower smart fren itu. “Kebetulan juga tidak ada penjaganya disana. Makanya mereka dengan mudah mencarkan aksinya mencuri baterai,” ucapnya.

Atas kejadian itu, pemilik tower diperkirakan menelan kerugian sebanyak Rp 120 juta. Hingga saat ini dua kawanan spesialis baterai tower itu masih dalam pengejaran Sat Reskrim dan tim Opsnal Polres Lombok Tengah. |003|00

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah