Published On: Fri, Dec 25th, 2015

Pembangunan Rabat dan Pagar Tembok Menuai Pro-kontra

dibaca 789 kali
Share This
Tags

FHOTO Kadis PU Tamben KLU, Drs H Raden NurjatiLOMBOK UTARA, lombokfm.com – Pembangunan rabat, saluran dan pagar tembok batas di sekitar Masjid Kuno Kampu Desa Sesait Kecamatan Kayangan belum rampung akibat adanya prokontra didalam masyarakat adat Sesait itu sendiri.

Pembangunan yang bersumber dari dana aspirasi DPR ini dikelola secara stimulan dengan melibatkan masyarakat adat itu sendiri.

Salah seorang tokoh pemuda desa Sesait, Karyadin mengaku, warga yang kontra ataupun mendukung pembangunan tersebut diundang  pihak Dinas PU Tamben KLU, untuk membahas persoalan pembangunan tersebut.

Namun Kepala Desa sesait, Aerman, S.Pd menyarankan warganya untuk tidak memenuhi undangan dari Dinas PU, karena pada saat bersamaan sedang dilakukan persiapan maulid adat Sesait.

Aerman mengatakan, sebelum usai beberapa tahapan maulid adat ini, seluruh warga khususnya yang berada disekitar Kampu, sedang konsentrasi pada tahapan proses Maulid Adat.

“Saya keberatan jika warga saya di undang ke kantor PU, meski tujuannya sebatas kelarifikasi. Dan saya selaku Kades di Sesait ini seolah olah dilangkahi. Bagaimana tidak tersingggung”, ungkap Aerman didepan sejumlah Kadus dan tokoh adat Sesait,kemarin.

Terkait dengan persoalan yang terjadi, Aerman mengatakan, sesungguhnya pembangunan rabat, saluran dan perbaikan batas lokasi masjid kuno dengan pekarangan warga Dusun Sesait yang bersumber dari dana aspirasi ini  tidak ada masalah. Dan dirinya sanggup membantu masyarakat Sesait agar kegiatan tersebut bisa terlaksana dengan baik.

“Perkara ada isu yang berkembang seolah olah ada kontropersi terhadap kegiatan ini jangan di hiraukan, sebab ini untuk kepentingan warga Sesait yang merasa bersyukur bahwa ada inisiatif dari salah seorang kader partai tertentu yang menyalurkan dana aspirasinya untuk kepentingan umum”, ungkap Aerman.

Sementara Kadis PU Tamben, Drs H R Nurjadi ketika ditemui wartawan membenarkan undangan tersebut.

R Nurjadi, mengaku setelah di konsultasikan dengan bawahannya selaku Kabid Perumahan Cipta Karya, Edy Kurniawan,ST,  menegaskan, soal batas waktu yang sangat minim. “Dengan alasan tersebut pihaknya mengundang masing masing lima orang perwakilan dalam rangka kelarifikasi”, kata H R Nurjati.

Ia juga mengaku kalau Kades Sesait sudah menghubunginya via telpon malam itu. Namun sekarang pihaknya akan berkoordinasi inten agar perogram tersebut tidak terkendala dengan munculnya isu isu yang menghambat pembangunan. Ada dua hal yang terpenting menurut H R Nurjati, yaitu,  jaminan keamanan dan dan Desain. |004|022|

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah