Published On: Wed, Sep 5th, 2018

Peduli Gempa Lombok NU akan Bangun 1000 Huntara

dibaca 598 kali
Share This
Tags

RADIO LOMBOK FM, Mataram -Tim Nahdlatul Ulama Peduli Gempa Lombok merencanakan akan membangun seribu hunian sementara (Huntara) bagi korban gempa di Lombok. Keberadaan huntara menjadi prioritas utama dalam penanganan korban gempa mengingat masih banyak warga tinggal di pengungsian, sedangkan bantuan rehabilitasi rumah dari pemerintah masih memerlukan waktu.

Pengurus Lembaga Penanggulangan Bencana Indonesia (LPBI) NU Rurid Rudianto mengatakan proses transisi enam bulan ada persoalan dari pengungsian, mereka mau tinggal di mana sebelum dibangun “Jadi ini pekerjaan rumah lembaga nonpemerintah karena pemerintah tidak menyediakan Huntara,” kata Rudianto dalam keterangan tertulisnya diterima RADIO LOMBOK FM, Selasa (4/9).

Dikatakan, selain akan membangun Huntara NU Peduli Lombok juga akan membangun 100 MCK, 500 sekolah darurat dtambah 100 masjid darurat yang ditargetkn rampung satu sampai dua bulan ke depan. “Kita akan melibatkan masyarakat terdampak dalam membangun rumah dimaksud secara swadaya,” katanya.

Ditambahkan Rudianto, dalam pembangunan tersebut perlu berdialog dengan masyarakat terkait aspirasinya. Karena wilaya terdampak gempa berbeda-beda. “Kita dorong juga warga memanfaatkan potensi lokal dengan sisa-sisa bangunan,” kata Rurid Rudianto.

Sementara Koordinator NU Peduli Lombok Baiq Mulyana menambahkan, untuk penanganan korban gempa, Tim NU Peduli Lombok membuat enam klaster, meliputi pendidikan, kesehatan, logistik, litbang, pengungsian dan perlindungan, serta sarana dan prasarana.

Untuk klaster pengungsian dan perlindungan, NU Peduli telah mendistribusikan kebutuhan mendesak, seperti terpal, selimut, hingga tikar yang dibutuhkan pada masa tanggap darurat. Untuk klaster logistik, NU Peduli telah mendistribusikan sembako ke 150 titik di seluruh Pulau Lombok dan Sumbawa Barat.

Untuk klaster kesehatan, NU peduli telah melakukan pelayanan kesehatan kepada 2.800 korban gempa oleh 52 tim medis. Bahkan, sejauh ini NU Peduli juga telah membangun lebih dari 20 mushalla darurat dan delapan sekolah darurat lengkap dengan tim untuk melakukan penyembuhan dari trauma.

“Antarklaster ini juga saling berkaitan, semisal klaster pendidikan juga berkaitan dengan klaster sarana dan prasarana seperti pada pembangunan sekolah darurat,” katanya.

Selain penyaluran bantuan yang rutin dilakukan, NU Peduli juga mulai membantu penanganan pascabencana, termasuk penyediaan sarana layanan kesehatan dan pendidikan. (07/010)

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah