Published On: Sat, Jun 15th, 2019

Pariwisata Belum Pulih, Omzet UMKM Terus Menurun

dibaca 1,613 kali
Share This
Tags
RADIO LOMBOK FM, Lombok Barat – Para pelaku usaha menengah kecil mikro (UMKM) di Lombok Barat masih mengeluhkan belum pulihnya pariwisata pasca terjadinya gempa Lombok 5 Agustus 2018 lalu. Bagi pelaku UMKM, keberlangsungan usaha kecil banyak ditopang oleh stabilnya kepariwisataan.

Salah seorang pelaku UMKM Mesir Suryadi menyatakan, perputaran usahanya di sektor makanan olahan hasil pertanian di sekitar kawasan Desa Suranadi sekitarnya sejak awal sangat terbantu dengan pertumbuhan dan perkembangan pariwisata di NTB khususnya di Lombok Barat.

“Bisa dibayangkan jika pariwisata masih terpuruk seperti saat ini, justru akan berimbas pada usaha kami di pengemasan makanan olahan yang sebagian besar diperuntukkan untuk oleh-oleh bagi para wisatawan yang datang ke Lombok terlebih setelah mengunjungi kawasan wisata Suranadi ini. Jika tamu kurang tentu omzet kami juga akan turun,” kata Mesir pemilik UD Warnasari ini kepada RADIO LOMBOK FM, di Suranadi, Jumat (14/6/2019).

Mesir menambahkan, kebanyakan hasil olahan makanan seperti krepek nangka, melinjo, dodol nangka diminati oleh para wisatawan lokal maupun luar daerah. Wisatawan luar daerah seperti Bali, Jawa, Sumatera hingga Sumbawa banyak yang melirik aneka makanan kemasan dari Suranadi.

“Karena itu kami berharap kepada instansi terkait agar usaha kami dan para pelaku UMKM lainnya tetap jalan bisa mengupayakan untuk menormalisasikan kembali kondisi pariwisata daerah yang sudah kondusif. Dengan demikian tamu yang dating akan semakin bertambah dan usaha kami juga bisa tetap jalan seperti biasa,” kata Mesir. (07/002)

 — di Studio Radio Lombok Fm.

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah