Published On: Thu, Oct 8th, 2015

Panwaslu KLU Menilai Data DPT Belum Valid

dibaca 786 kali
Share This
Tags

llRADIO LOMBOK FM – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) kabupaten Lombok Utara mengklaim penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang dilakukan KPUD, Sabtu (3/10) lalu, belum valid dan belum sinkron dengan jumlah data Daftar Pemilih Sementara – Hasil Perbaikan (DPS – HP).

Penetapan DPT tersebut dinilai masih menyisakan persoalan karena target jumlah data pemilih ganda dan pemilih tanpa NIK atau pemilih tanpa NKK dengan DPT yang ditetapakan masih cukup besar sehingga mesti diperbaiki.

Divisi Penindakan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Lombok Utara, Adi Purmanto,SH., kepada Lombok FM kemarin, mengatakan penetapan DPT oleh KPUD memang harus berjalan sesuai jadwal, namun harus diingat bahwa rekomendasi yang telah dilayangkan panwaslu agar KPUD memperbaiki data pemilih yang tidak sinkron tersebut harus dilakukan untuk menghasilkan DPT valid.

Adi mensinyalir pihak KPUD belum melakukan perbaikan data atas ketidaksinkronan data pemilih ganda dan pemilih Tak Memenuhi Syarat (TMS), dan terhadap hal itu ia bersama semua jajaran anggota Panwas berkomitmen untuk mengawal sekaligus memastikan perbaikan data pemilih, sehingga DPT yang akan digunakan benar – benar valid.

KPUD lombok Utara, Sabtu malam (3/10/2015) secara resmi telah menetapkan DPT untuk Pilkada 9 desember 2015 yakni sebanyak 156.449 pemilih dengan kesepakatan menghapus pemilih ganda,Jumlah tersebut berdasarkan data Daftar Pemilih Sementara – Hasil Perbaikan (DPS-HP) yang telah diverifikasi ketat.

Pihak KPUD sendiri mengklaim bahwa jumlah DPT yang telah ditetapkan, tidak akan bisa berubah, apalagi telah disepakati para tim kedua Paslon, Sebagai solusinya bagi warga yang belum tercatat di data DPT, tetap bisa menggunakan hak pilih melalui data DPTB1 dan 2.|004|050|

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah