Published On: Sat, Oct 27th, 2018

Panitia Pilkades Dasta Diminta Profesional dan Netral

dibaca 201 kali
Share This
Tags

RADIO LOMBOK FM, Lombok Barat-Ketua tim sukses Bakal Calon Kepala Desa Dasan Tapen, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombo Barat Mas’ud meminta panitia Pilkades Desa Dasan Tapen untuk bersikap profesional dan netral. Selain itu, panitia juga harus mampu menciptakan suasana damai. Meredam tindakan-tindakan yang dapat memicu terjadinya konflik antar pendukung.

“Pilkades serentak sangat berpotensi menimbulkan konflik, untuk itu panitia harus netral dan profesional. Jangan memihak pada salah satu calon,” tegas Mas’ud saat ditemui di ruang kerjanya Kemarin.

Tokoh pemuda Dasan Tapen yang akrab disapa Bucek ini menegaskan, Pilkades serentak kali ini merupakan terbesar selama beberapa tahun terkahir. Antusias masyarakat menjadi calon Kades sangat tinggi, sehingga persaingan tentunya semakin ketat.

“Kesuksesan Pilkades tergantung kinerja panitia. Apabila ada sikap keberpihakan atau terbuka memberikan dukungan, maka tidak menutup kemungkinan akan memicu terjadinya masalah,” ungkapnya.

Selain itu menurut Bucek, beberapa hal yang juga rawan munculnya persoalan, yakni sikap ego sentris panitia. Karena tidak sedikit panitia yang menafsirkan sendiri aturan maupun tata cara Pilkades tanpa mengkonfirmasi pada pihak yang lebih tahu.

Ia mencotohkan surat yang di terima salah satu Bakal calon kades yang merupakan kepala desa petahana Alman Faluti diminta untuk menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) di nilai keliru karena tahapan belum ada calon kepala desa yang di tetapkan.

“Pantia jangan buat aturan sendiri. Di perbub dan Juklak Pilkades sudah jelas tentang aturan tersebut. Calon kades saja belum di tetapkan. Kinerja panitia pilkades kami pertanyakan,”katanya.

Misalnya, dalam aturan calon kades berbadan sehat jasmani dan rohani di buktikan dengan surat dari Rumah sakit yang berwenang.

“Ini yang rawan sekali terjadi. Karena panitia terlalu pintar menafsirkan aturan. Saya minta panitia berpegang teguh pada Pebup maupun Juklak Pilkades” cetusnya.

Saat ini tahapan-tahapan Pilkades serentak sedang berlangsung, dan sudah memasuki tahap pencalonan di masing-masing desa. Tercatat ada 77 desa di Kabupaten Lombok Barat yang ikut meramaikan Pilkades serentak yang direncanakan pada 10 Desember mendatang.

Menjelang pemilihan, diharapkan regulasi pelaksanaan Pilkades serentak bisa disosialisasikan ke masyarakat secara baik. Begitu juga para calon Kades, wajib mengetahui aturan pelaksanaan Pilkades tersebut.

“Time schedule panitia Pilkades Desa Dasan Tapen tidak jelas, di kantor sekretariat saja tidak di pasang. Bagaimana masyarakat mengetahui tahapan Pilkades. Panitia harus banyak belajar dan konsultasi ke Camat dan BPMPD”katanta.

Dikatakan, RAB panitia Pilkades Dasan Tapen saja belum final dan perlu untuk di konsultasikan dengan Camat dan BPMPD untuk di verifikasi. “Yang aneh itu, APK Bakal Calon Kades di minta untuk di turunkan, padahal belum di tetapkan calon kades. Ini lucu”katanya.

Saya harapkan Pilkades serentak ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses . Begitupun pihak keamanan agar tetap siaga mengawal selama Pilkades,” pungkasnya. (07/047)

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah