Published On: Wed, Oct 14th, 2015

Orang Tua Wali Minta Pelaku Dihukum Seberat-Beratnya

dibaca 1,022 kali
Share This
Tags

F-ORTU WALI  ANTAR JEMPUT ANAKRADIO LOMBOK FM – Paska kejadian pencabulan yang dilakukan oleh oknum guru (WI) di salah satu SDN di Pringgarata Lombok Tengah beberapa waktu lalu, mambuat sejumlah orang tua murid menjadi takut membiarkan anaknya sekolah di SDN tersebut.

Para orang tua murid setiap hari selalu mengantar dan menunggu anak-anak mereka sampai pulang sekolah, karena khawatir adanya demostrasi lagi terkait penolakan warga, terhadap guru cabul tersebut.

Bapak Taman, seorang wali murid asal desa peringgarata mengatakan,”Semenjak kejadian itu saya harus antar jemput anak saya karena sangat khwatir jika mereka pulang sendiri,’’ ungkap Taman kepada Lombok Fm selasa [13/10/2015].

Lanjut Taman mengatakan,”Masyarakat dan saya meminta aparat penegak hukum, untuk memberikan hukuman yang berat kepada pelaku karena tindakannya itu merupakan tindakan yang sangat biadap dan tidak manusiawi’’ungkapnya.

Namun kendati aksi pencabulan itu terjadi di SD tersebut,sejumlah orang tua wali mengaku tidak akan memindahkan anaknya kesekolah lain karena sekolah ini merupakan sekolah yang dekat dari rumah mereka.

Hingga saat ini sekolah masih diliburkan karena masih menunggu keputusan dari Dinas Dikpora dan Upt kecamatan Pringgarata,kapan sekolah ini akan melakukan proses belajar mengajar.|003|009|

      79, vo wali murid

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah