Published On: Tue, Oct 13th, 2015

OKNUM GURU DI DUGA PELAKU PENCABULAN

dibaca 1,217 kali
Share This
Tags

f-PENCABULAN DIGELANDAN KE SEL  (2)RADIO LOMBOK FM – Seorang oknum guru berinisial (wi) di kecamatan Pringgarata Lombok Tengah,di duga mencabuli puluhan murid di salah satu Sekolah Dasar Negeri di Pringgarata.

Wakapolres Lombok Tengah Kompol Lalu Salehudin yang di temui Lombok fm dan di Tanya terkait kasus tersebut membenarkan dan mengatakan,”pelaku kerap melakuan aksi cabul kepada muridnya, ketika proses belajar mengajar selesai, dengan ancaman dan bujuk rayu supaya aksi bejatnya berjalan mulus,jelasnya.

Kejadian ini berawal semenjak tahun 2012 lalu, ketika murid-murid kelas enam di salah satu sekolah dasar di Pringarata Lombok Tengah, mengikuti les tambahan pada sore harinya.

Modus oknum guru ini, adalah dengan mengiming-imingi para murid perempuannya, akan di berikan nilai bagus, dan memberikan sejumlah uang jika muridnya mau mengikuti perintahnya. jika muridnya tidak mau maka diancam dengan tidak akan diberikan nilai dan tidak akan di berikan ijazahnya,jelas kompol Lalu Salehudin.

Aksi bejat pelaku diktahui ketika sejumlah murid melaporkan oknum guru tersebut kepada orang tua mereka, setelah mereka tamat dari sekolah SD dan melajutkan ke SMP,kemudian orang tua mereka melaporkan kepada guru Bimbingan Psikologis (Guru BP),dan langsung dilaporkan ke aparat yang berwajib.

Setelah mendapat laporan,pihak kepolisian polres Lombok Tengah langsung mengamankan Oknum guru tersebut,untuk dilakukan pemeriksaan terkait kejadian tersebut .

Dihadapan penyidik unit perlidungan perempuan dan anak polres Lombok Tengah Wi mengakui semua perbuatannya‘’Saya mendekati korban dengan merayu dan menjanjikan mereka nilai, jika tidak, maka mareka tidak akan mendapatkan nilai dan ijazah ketika mereka lulus, namun saya sangat menyesal,’’jelasnya ketika diperiksa di Unit Perlindugan Perempuan dan anak Polres Lombok Tengah, Senin 12/10/2015.

sampai saat in baru 8 orang yang melaporkan kasus pencabulan tersebut, dan masih banyak korban yang belum melaporkan kasus tersebut kepada kepolisian,Diprediksikan korban berjumlah puluhan orang karena dilakukan selama 4 tahun dari tahuan 2012 hingga tahuan 2015, jelas wakapolres lombok tengah.

‘’Nanti kita lihat dari hasil pengembangan kasus ini karena mungkin masih ada puluhan korban lainya, sehingga kami menghimbau orang tua yang anaknya menjadi korban pencabulan ini segera melaporkan kepada kami. ‘’ Ungkap Lalu Salehudin.

Kini pelaku pencabulan (wi) terncam pasal perlindung anak, dengan ancaman 15 tahun penjara dan ditambah lagi sepertiga hukumannya karena merupakan pendidik.|003|007|

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah