Published On: Sat, Oct 19th, 2013

Newmont ‘kembali’ Terancam Ditutup

dibaca 1,574 kali
Share This
Tags
Newmont ‘kembali’ Terancam Ditutup

Newmont ‘kembali’ Terancam Ditutup

Mataram [Sasak.Org] PT NNT terancam ditutup operasionalnya. Demikian terang salah seorang petinggi Perusahaan tambang asal amerika ini ketika bertemu di Kantor Gubernur NTB bersama Sasak.Org. “Kita sudah keluarkan memo internal kepada semua karyawan Newmont terkait hal tersebut. Bila tidak ada solusi, bisa saja Desember 2013 adalah bulan terakhir beroperasi” tambah pria murah senyum ini yang tidak bersedia disebutkan namanya.

Pak Wiji, salah seorang karyawan Newmont membenarkan adanya memo internal tersebut. Beliau membenarkan kalau PT NNT terancam operasinya dihentikan karena adanya aturan dari pusat bahwa semua perusahaan tambang harus membuat smelter untuk pengolahan hasil tambang tersebut. Saat ini, PT NNT memang belum mempunyai smelter sendiri tetapi mengirimkannya ke perusahaan pengolah smelter di Gresik Jawa Timur.

Tetapi, masih menurut Aktifis Dakwah di Newmont ini, PT NNT tidaklah bodoh. Mereka bisa saja melakukan proses akhir berupa pengaduan ke badan arbitrase internasional karena PT NNT memegang kontrak kerja yang dibuat sejak dulu. “Bisa saja seperti kejadian di Pertamina, ketika salah satu perusahaan gas luar negeri memprotes kebijakan penutupan operasionalnya oleh pemerintah RI ke arbitrase internasional, malah pemerintah RI yang harus ganti rugi” tambahnya.

Menurut politisi PKS NTB, Lalu Fahrurrozi, isu penutupan tersebut adalah isu lama. ” UU Minerba memang mewajibkan pembangunan smelter, Biar negara lebih untung, Tapi sepertinya akan ada siasat, agar kewajiban ini dihilangkan.” Terang ketua Bapilu PKS NTB ini. Lebih lanjut mantan aktifis KAMMI Unhas Makasar ini menjelaskan “Smelter itu untuk pemurnian lebih lanjut dari hasil tambang, Mineral tambang kan tercampur dengan selainnya, jadi dimurnikan lagi, sehingga harga keekonomiannya makin bagus. Selama ini produk NNT masih dalam bentuk konsentrat belum menjadi emas.”

Lalu Fahrurrozi juga menambahkan ” Dengan pembangunan smelter, terbuka kesempatan kerja baru; terdapat penerimaan negara yang lebih tinggi, Pertanyaannya; apakah NTB sudah menyiapkan sumber daya manusia utk itu?, Unram sendiri belum punya teknik pertambangan atau geologi” tutup pria asal Lombok Tengah ini.

Bila benar PT NNT akan tutup, ini bisa menjadi kerugian tersendiri bagi NTB. Karena perputaran ekonomi akibat PT NNT beroperasi luar biasa. “Kami membelanjakan uang kami di NTB” jelas salah seorang karyawan PT NNT yang tinggal di Kodya Asri Mataram. [WKS/Zkp]

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah