Published On: Thu, May 12th, 2016

Mutasi Pejabat Lombok Barat Masih Digodok Baperjakat

dibaca 1,239 kali
Share This
Tags

Lombok.Biz-Info-Lombok.-MATARAM-Kepala-Biro-Pemerintahan-Setda-Nusa-Tenggara-Barat-Lalu-Dirjaharta-mengatakan-pemberhentian-sementara-Zaini-Arony-dari-jabatan-Bupati-Lombok-BaratRADIO LOMBOK FM -Lombok Barat–Pejabat di Lombok Barat harap-harap cemas. Proses mutasi pasca ditetapkannya H. Fauzan Khalid, M.Si sebagai Bupati Lombok Barat definitif agaknya masih menemui jalan berbatu. Pasalnya mutasi bagi sejumlah Kepala SKPD hasil evaluasi kinerja ataupun mutasi paralel bagi pejabat setingkat eselon III dan IV saat ini masih digodok di Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Lombok Barat. “Namun dipastikan mutasi akan segera dilakukan dalam waktu dekat,” kata Sekda Lombok Barat HM. Taufik, M.Sc di Gerung Kamis (12/5) pagi ini.
Senada dengan pernyataan Sekda Lobar, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lobar Ahdiat Soebantoro membenarkan jika mutasi masih dikerjakan  Baperjakat. Banyak usulan  yang masih digodok.  Usulan tersebut  berasal dari seluruh SKPD di Pemda Lobar. “Dalam waktu dekat pasti akan dilaksanakan mutasi,” ujarnya meyakinkan pada awak media.

Ahdiat menjelaskan, usulan tersebut bagi pegawai eselon 3 dan eselon 4. Para Kepala SKPD memberikan usulan penempatan pada pegawai tersebut.  Usulan tersebut yang masih dikaji oleh Baperjakat.  Usulan  tersebut mengandung banyak hal yang perlu diperhatikan. Hal ini yang  masih menjadi pertimbangan Baperjakat dalam menentukan mutasi. “Bisa saja satu orang diusulkan dalam dua tempat berbeda,” lanjutnya.

Menurut Ahdiat yang juga Plt. Kepala Bakesbangpol Lobar ini banyak aspek yang menjadi pertimbangan mutasi. Aspek tersebut dikaji hingga mengerucut. Dengan begitu, Baperjakat dapat menentukan mutasi yang tepat. “Artinya sesuai dengan apa yang diperlukan dalam SKPD tersebut,” terangnya.

Dikatakan, selain data, pegawai yang diusulkan tersebut dikaji berdasarkan kinerja. Sejauh mana prestasi yang ditorehkan di jabatan sebelumnya. Sebab hal ini menunjang peningkatan kinerja SKPD nantinya. “Data usulan dari instansi sudah masuk dan sedang dikaji,” pungkasnya.

Lain halnya mutasi pada eselon dua dilakukan melalui seleksi. Tidak melalui proses pengkajian data seperti eselon tiga dan empat. |011|01

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah