Published On: Sat, Nov 8th, 2014

Moratorium Penerimaan CPNS Ancam Rasio Kecukupan PNS Loteng

dibaca 587 kali
Share This
Tags

CPNSLOMBOK FM-Wacana Pemerintah Pusat untuk memberlakukan moratorium (penghentian sementara) penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) baru, bakal berdampak pada rasio kecukupan PNS di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng). Mengingat, Loteng sampai saat ini masih mengalami kekurangan PNS. Terutama untuk tenaga-tenaga teknis. Dibidang kesehatan dan pendidikan. 

Tidak hanya itu, kata Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Loteng, H. Ansori, untuk tenaga administrasi nyatanya juga masih kurang. Terbukti dari banyaknya laporan yang masuk dari sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemkab Loteng yang masih kekurangan staf. “Terutama yang paling parah di kecamatan-kecamatan. Banyak Kasi (kepala seksi) yang tidak punya staf,” ujarnya.

Ia menjelaskan, saat ini Loteng memiliki hampir 11 ribu PNS. Jika dilihat dari segi angka, jumlah tersebut terbilang cukup besar. Hanya saja, kalau disandingkan dengan tugas dan fungsi yang ada, jumlah tersebut masih kurang. Utamanya lagi untuk tenaga guru dan kesehatan.

Untuk tenaga guru SD saja, lanjut Ansori, dari hasil analisis terakhirnya Loteng masih kekurangan sekitar 2 ribu guru. Itu belum termasuk untuk guru SMP, SMA maupun SMK. “Nah dengan adanya rencana moratoroum penerimaan CPNS, maka kondisi kekurangan PNS Loteng dipastikan bakal semakin parah,” terangnya.

Belum lagi, setiap tahunnya banyak PNS Loteng yang memasuki masa purba bakti atau pensiun. Dimana tahun ini saja, ada sebanyak 69 guru PNS yang bakal pensiun. “Sudah tidak ada penerimaan PNS, ditambah banyak PNS yang pensiun bisa dipastikan jumlah PNS Loteng bakal semakin kurang,” tegas Ansori.

Disinggung kekurangan PNS yang dialami, ia mengaku sampai saat ini belum ada data valid. Pasalnya, BKD Loteng saat ini masih melakukan pendataan dan verifikasi terkait kekurangan PNS disemua SKPD yang ada. Dan, dari hasil verifikasi awal hampir rata-rata semua SKPD mengaku mengalami kekurangan PNS.

Memang sebelumnya, ada informasi yang menyebutkan kalau Loteng tidak kekurangan PNS. Hanya saja proses penempatan yang tidak merata. Dimana ada SKPD yang jumlah PNS gemuk. Sementara ada SKPD yang minim pegawai. “Tetapi dari hasil laporan yang masuk dari SKPD, memang benar-benar kita kekurangan pegawai,” tandasnya.

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah