Published On: Tue, Sep 29th, 2015

Menelusuri Keberadaan Hutan Adat Bangket Bayan

dibaca 1,311 kali
Share This
Tags

bayanRADIO LOMBOK FM – Hutan adat Bangket Bayan adalah salah satu hutan adat yang terletak di Dusun Teres Genit Desa Bayan, dengan luas, 57,4 ha. Hutan yang berada di tengah areal persawahan lahan pertanian ini berbatasan langsung dengan suangai Reak yaitu sebuah sungai yang dijadikan batas desa antar Senaru dengan Desa Bayan. Sementara di sebelah timur terdapat sebuah sungai Lokok Pelo’ yang pengamanan dan pengelolaannya diserahkan ke Mak Lokak Perumbak Daya dan masyarakat adat.

Hutan adat ini memiliki sembilan sumber mata air dan terletak pada ketinggian sekitar 550 meter dari permukaan laut dengan debit air 120 liter/detik. Dalam praktek pengelolaannya, hutan adat Bangket Bayan mengatur pola hubungan antar masyarakat adat dengan hutan adat Bangket Bayan, dan pola hubungan pejabat/prusa dengan para petani, serta pola hubungan antara manusia dengan hal gaib yang berada didalam hutan adat itu sendiri.

Di lokasi kawasan hutan adat, terdapat dua bangunan rumah sebagai tempat tinggal Mak Lokak Perumbak Daya dan penyandingnya yang bertugas sebagai penjaga hutan. Untuk menghidupi diri dan keluarganya, Perumbak Daya diberikan tanah pecatu adat dan ditambah dengan pelemer gunja (iuran dari petani) berupa beberapa ikat padi sebagai kewajiban petani atas jasa Mak Lokak dalam menjaga kelestarian hutan adat Bangket Bayan.

Selain Mak Lokak Perumbak Daya dan penyandingnya ada juga jabatan yang bertugas melaksanakan ritual-ritual disumber mata air yang disebut dengan Inan Aik yang bertugas mengatur distribusi air ke sawah milik warga.

Sementara ritual yang dilaksanakan di hutan adat Bangket Bayan adalah ritual Tek Lauq-Tek Daya dan Sedekah Gumi, untuk mengingatkan kembali perjalanan napak tilas kedua putra Raja Bayan yaitu Datu Pengeran Mas Muterning Langit dan Datu Pangeran Mas Muterning Jagad. Kegiatan ritual ini biasanya dilaksanakan sekali dalam delapan tahun. Selain itu, ritual adat Luir Gama yang berhubungan dengan alam, lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam lainnya dimandatkan kepada Lokaq Gantungan Rombong yang ada di Karang Bajo dan Bayan Barat.

Kelestarian hutan adat Bangket Bayan tak terlepas dari kuatnya awiq-awiq yang dijalankan oleh komunitas adat setempat. Lebih-lebih hutan adat ini memiliki sumber mata air yang bukan saja dimamfaatkan oleh masyarakat sekitar, namun juga dimamfaatkan oleh PDAM untuk kebutuhan masyarakat Kecamatan Bayan.

Karena kelestariannya tetap terjaga, sehingga hutan adat yang berada di wilayah Desa Bayan Kecamatan Bayan ini didaulat mewakili Kabupaten Lombok Utara untuk mengikuti lomba Perlindungan Mata Air (Permata) tingkat provinsi NTB untuk meraih Kalvataru, yang berlangsung pada 29 April 2013.

Awiq-awiq yang mengatur tentang hutan Bangket Bayan berisi pelarangan mengambil/memetik, mencabut, menebang, menangkap satwa-satwa dan membakar pohon/kayu mati yang terdapat didalam kawasan hutan; Dilarang menggembala ternak di sekitar pinggir dan di dalam kawasan hutan adat yang dapat menyebabkan rusaknya flora dan fauna hutan; Dilarang mencemari/mengotori sumber-sumber mata air di dalam kawasan hutan adat; Dilarang melakukan meracuni Daerah Aliran Sungai (DAS) menggunakan fottas, decis, setrum dan lain-lain yang dalam menyebabkan musnahnya biotik-biotik hidup di sungai; dan bagi setiap pemakai/ pengguna air baik perorangan maupun kelompok diwajibkan membayar iuran/sawinih kepada pengelola hutan adat dan sumber mata air.

Dalam menegakkan awiq-awiq hutan adat dan mata air akan dikenakan sanksi yang wajib dipenuhi dan dilaksanakan bagi pelanggar awiq-awiq yaitu mengeluarkan satu ekor kerbau, beras 1 kwintal, uang bolong/kepeng susuk 244 biji dan kelapa 40 butir. Selain itu bagi para pelanggart juga diwajibkan mengeluarkan, gula merah, beras satu rombong sebagai Ulun Dedosan (kepala denda) dan ayan 1 ekor. Kemudian ada juga daerah sumber mata air yang tidak boleh dimasuki oleh sembarang orang, dan jika ada yang melanggar maka akan dikenakan sanksi yaitu beras serombong, uang bolong seribu, kelapa, gula dan ayam untuk mengasuh (selamatan-red) sumber mata air.

Dan bila sanksi yang sudah ditentukan tersebut tidak dipatuhi oleh si pelanggar awiq-awiq, maka akan diberikan snksi yang lebih berat yaitu, tidak diberikan penghulu, kiyai adat dalam pelaksanaan syukuran/selamatan, seperti pada acara pemotongan padi digelar acara selamat padi (lumbung), maka si pelanggar awiq-awiq tersebut acaranya tidak akan dihadir oleh para kiyai dan komunitas adat. Dan sanksi yang paling berat adalah si pelanggar akan dikucilkan atau diasingkan dari kehidupan komunitas adat.

Seperti disebutkan diatas, bahwa hutan adat Bangket Bayan memiliki sumber mata air. Dan sumber mata air ini, selain untuk PDAM, juga air yang ada di hutan adat Bangket Bayan digunakan untuk mengairi sawah di Bangket Bayan dan sekitarnya. Mata air yang berasal dari Bangket Bayan menjadi bagian dari wisata air terjun yang berada di kawasan Desa Senaru. Ngelokoang adalah pengambilan pemamfaatn air, misalnya untuk air minum dan keperluan lain yang diambil dari Bangket Bayan yang diatur oleh Inan aik yang setara tugasnya dengan pekasih. Demikian juga dengan awiq-awiq yang tidak sembarang bisa memasuki wilayah sumber mata air kecuali orang yang menjabat Inan Aik.

Air memiliki arti penting bagi kehidupan mahluk. Karena air merupakan termasuk salah satu asal-usul kejadian manusia, yang dalam pemahaman tradisional masyarakat adat Dayan Gunung bahwa hutan, air, padi adalah sumber kehidupan. Hutan bila dikelola dengan baik tentu akan menghindarkan kehidupan.

Manusia dari pemanasan golbal. Demikian juga dengan air membawa mamfaat yang cukup besar bagi kehidupan kita. Sebaliknya, jika tidak dikelola dengan baik tentu akan dapat mendatangkan petaka dan penyakit. Mari kita mulai dari sekarang untuk mengelola sumber daya hutan dan air dengan baik. Kalau tidak dimulai dari sekarang, kapan lagi. Dan bila tidak dimulai dari diri kita sendiri, siapa lagi.004| 016

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah