Published On: Sun, Oct 20th, 2013

Mencoba ke Yaman untuk Gabung Al Qaeda, Marcos Ditangkap FBI

dibaca 786 kali
Share This
Tags
Mencoba ke Yaman untuk Gabung Al Qaeda, Marcos Ditangkap FBI

Mencoba ke Yaman untuk Gabung Al Qaeda, Marcos Ditangkap FBI

Jakarta – Marcos Alonso Zea (25) ditangkap FBI di Brentwood, New York, AS, karena keinginannya untuk menjadi relawan kelompok jihad Al Qaeda. Ia dituduh memberikan dukungan terhadap kegiatan terorisme.

“Ia berusaha melakukan perjalanan ke Yaman untuk bergabung dengan Al Qaeda. Ia juga bersekongkol dengan kelompok teror dari Amerika Serikat,” tulis dakwaan dari Departemen Kehakiman AS seperti yang dikutip dari CNN, Minggu (20/10/2013).

Kegiatan Marcos yang mencurigakan terendus oleh biro investigasi federal atau FBI sejak 2011. FBI menyelidiki Marcos karena rencana perjalan Marcos ke Yaman untuk bergabung dengan Al Qaeda.

“Marcos sudah dipantau FBI sejak 2011 ketika ia mulai merencanakan perjalan ke Yaman untuk berpartisipasi dalam kegiatan jihad bersama Al Qaeda,” tulis dakwaan dari Departemen Kehakiman AS.

Marcos sempat mencoba berangkat ke Semenanjung Arab melalui Inggris, namun ia ditahan dan dipulangkan ke AS pada 4 Januari 2012 silam. Berkali-kali gagal berangkat tak membuat Marcos mengurungkan niatnya karena penyidik menemukan percakapan antara Marcos yang mengajak rekannya Justin Kaliebe untuk bergabung.

“Menurut catatan FBI, Marcos berkata, ‘Saya berharap kisah saya akan membantu Anda bergerak dan menginspirasi Anda’,” tulis dakwaan.

Marcos kemudian memberikan sejumlah uang untuk Justin agar bisa berangkat ke Timur Tengah, namun Justin tertangkap di Bandara John F Kennedy. Dalam persidangan Justin mengakui dirinya mendukung tindakan terorisme dan terancam 30 tahun penjara.

Dari penangkapan Justin, Marcos menyadari ada petugas yang menyelidiki dirinya. Kemudian Marcos meminta kenalannya untuk menghapus sejumlah data dan berkas dari laptopnya, namun upayanya berhasil digagalkan.

Jaksa yang menuntutnya pun menyebut Marcos sebagai pengkhianat negara. Jaksa kemudian meminta pengadilan setempat agar Marcos ditahan tanpa jaminan.

“Meskipun lahir dan dibesarkan di AS, Marcos diduga mengkhianati negaranya,” ujar jaksa bernama Loretta Lynch tersebut.

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah