Published On: Mon, Oct 26th, 2020

MAULID ADAT DI MASJID KUNO BAYAN 1 NOPEMBER 2020

dibaca 212 kali
Share This
Tags

RADIO LOMBOK FM – KIM PRIMADONA ~ BAYAN, Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Masjid Kuno Bayan oleh Masyarakat Adat Bayan merupakan suatu ritual perayaan yang dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk penghormatan Masyarakat adat terhadap Nabi Muhammad Saw.

Dalam pelaksanaannya dilaksanakan selama dua hari, yang pertama disebut Kayu Aiq hari sabtu tanggal 31 Oktober 2020 dan yang kedua disebut Gawe Jatuh pada tanggal 01 Nopember 2020.

Berdasarkan hitungan Kalender Wariga Adat Bayan bahwa Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Masjid Kuno Bayan oleh masyarakat Adat dari 4 Jamaah Kepembekelan yaitu Bayan Timur, Bayan Barat, Loloan dan Karang Bajo dilaksanakan tanggal 11 – 12 Ulan Mulud Ton Jumahir, dengan jadwal hari pertama adalah Kayu Aiq ini ada beberapa prosesi yang dilaksanakan, pada hari sabtu tanggal 31 Oktober 2020 M kalau Kalender Hijeriah tanggal 14 Rabiul Awal 1441 H yaitu :

1. 07.00 – 08.00 Wita Pembuatan Tempat Dedak (Balen Unggun )
2. 08.00 – 09.00 Wita Kegiatan Cuci Tempat menumbuk Padi ( Bisok Rantok)
3. 09.00 – 10.00 Wita Proses Menjemput Gerantung ke Bayan Barat (Ngalu Gerantung )
4. 10.00 – 15.00 Wita Menerima Masyarakat Adat yang Datang ( Ulek Nyereat )
5. 15.00 – 17.00 Wita Proses Menumbuk Padi di Karang Bajo ( Menutu )
6. 17.00 – 18.00 Wita Berangkat Mencari Bambu Petung ( Bau Tunggul )
7. 18.00 – 19.00 Wita Menganatar Gerantung ke Masjid Kuno ( Nyintrang Gerantung )
8. 19.00 – 20.00 Wita Proses Pemusnahan Dedak ( Buang Unggun )
9. 20.00 – 21.00 Wita Pasang kain putih di Masjid Kuno ( Ngengelat )
10. 21.00 – 22.00 Wita Pasang Bambu Petung di Masjid Kuno ( Umbul Umbul )
11. 22.00. – 03.00 Wita Proses Presean di Halaman Masjid Kuno ( Temetian )

Hari kedua Ahad tanggal 12 Ulan Mulud ton Jumahir / 15 Rabiul Awal Tahun 1441 H / 01 Nopember 2020 M. adalah puncak acara yang disebut dengan “Gawe” acara gawe ini ada beberapa macam prosesi yang dilakukan yaitu ;

1. 07.00 – 08.00 Wita Proses Potong Hewan oleh Kiyai Lebe (nyembelih)
2. 08.00 – 09.00 Wita Proses cuci beras ke Kali Muntur ( Bisok menik )
3. 09.00 –10.00 Wita Jemput Payung Agung dari Bayan ke Karang bajo (mengalu )
4. 10.00 –11.00 Wita Proses pembuatan tempat Makanan ( piak Ancak )
5. 13.00 –14.00 Wita Proses Menyiapkan Makanan ( Mengageq )
6. 15.00 –16.00 Wita Acara Iringan Payung agung ke Masjid Kuno Bayan (Praja mulud )
7. 16.00 –17.00 Wita Membawa Makanan ke Masjid Kuno ( Nyintrang )
8. 17.00 –17.30 Wita Zikir dan do’a oleh Para Kiyai di Masjid Kuno ( Sukuran )
9. 17.30 -18.00 Wita Gerantung dari Masjid kuno ke Karang Bajo ( Ngelenangin )
10. 18.00 –18.30 Wita Pembersihan Saka enam ( Bisok Berugak Agung )
11. 18.30 –19.00 Wita Proses Pasang Kain Putih keliling di saka enam ( Majang )
12. 19.00 –20.00 Wita Proses Pembuatan Minyak ( Memblonyo )
13. 20.00 –21.00 Wita Zikir dan do’a dipimpin oleh Kiyai Lebe di Karang Bajo ( Meriap )
14. 21.00 –22.00 Wita Buka Kain dan buka umbul-umbul di Masjid Kuno ( Melusut )
15. 22.00 –23.00 Wita Pengembalian Gerantung ke Kampu Bayan Barat ( Ngulek ang )
16. 23.00 -24.00 Wita Selesai.

Bagi Bapak dan Ibu masyarakat Adat Bayan mari kita sama sama hadir ke kampu adat masing masing di wilayah 4 kepembekelan jangan menunggu adanya musibah baru saur pesangi, tapi mari yang ada waktu kita yang sebagai pelaku harus hadir secara langsung.

Untuk tertibnya Sreat Maulid Adat Mohon agar busana adat di pakai laki maupun perempuan tetap memakai kain londong abang atau kain batik, pakai dodot rejasa dan sapuk batik, tidak boleh pakai baju celana dan sandal, di wilayah dalam kampu Karang Bajo tidak di perkenankan mengambil gambar (Ardes ).

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah