Published On: Fri, Mar 25th, 2016

Masalah Pemecatan Siswa Belum Kelar, Sayadi Sebut DPRD Lotim Tidak Jantan

dibaca 767 kali
Share This
Tags

4aRADIO LOMBOK FM, LOMBOK TIMUR – Kasus pemecatan siswa SMAN 1 Keruak Kabupaten Lombok Timur ternyata belum kelar. Sehingga hal itu di adukan ke DPRD beberapa minggu yang lalu. Pihak Komisi II DPRD sudah 3 kali layangkan undangan ke pihak siswa, dan Dikpora untuk di pertemukan. Hanya saja pihak Dikpora tidak pernah berkesempatan hadir.

Merasa kesal akan pihak Dikpora tidak pernah mau hadir, Sayadi selaku pendamping anak tersebut lakukan aksi telanjang setengah badan di depan ruang komisi II.
“Saya melakukan ini, bahwa ini lah simbol DPRD saya yang tidak jantan, memanggil kadispora sekian kali namun alhasil nol”, katanya, Kamis 24/3/2016.

Menurutnya, ada konspirasi antara dikpora dengan oknum Dewan, sehingga sekian kali undangan tidak pernah hadir.

Di katakan sayadi, pernyataan kemarin kadispora di media yang mengatakan kasus ini sudah selesai, namun faktanya itu tidak benar.

Tuturnya, siswa tersebut boleh ikuti ujian namun kata oknum gurunya mengatakan bahwa anak itu tidak akan lulus, dan tempat ujiannya pun di polsek.
“Guru macam apa itu mengancam siswanya tidak lulus”, geramnya.

Diminta DPRD secepatnya bertindak, bila perlu sebagai sangsi tegas kepala sekolahnya di pecat.
“Pecat saja kepseknya kalau kinerjanya gak becus”,cetusnya.

Ketua komisi II DPRD Lotim H. L. Hasan Rahman saat di kompirmasi RADIO LOMBOK FM, mengatakan pihaknya sudah mengundang, namun kalau tidak bisa hadir komisi II tidak bisa memaksa, jelasnya. (007)(075)

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah