Published On: Thu, Oct 1st, 2015

Masalah DPS Bersumber Dari DP4

dibaca 506 kali
Share This
Tags

lllRADIO LOMBOK FM – Terjadinya berbagai masalah terhadap daftar pemilih, akibat adanya sejumlah masalah yang saat ini terjadi. Hal itu berimplikasi pada bermasalhnya jumlah pemilih yang masuk dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS). Hal itu terjadi pada DPS Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah tahun 2015. Demikian disampaikan Divisi Sosialisasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTB, Agus.S.sos.M.Si pada Rabu (30/9/2015)

Adapaun masalah itu lanjut Agus, yakni adanya masalah pada DP4 yang telah dikirim oleh Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) masing-masing daerah ke Mendagri yang kemduian oleh pihak mendagri diserahkan ke KPU.”Ada yang sudah meninggal hingga dua puluh tahunan, masih tertulis di DP4 itu namanya, sehingga menimbulkan kegandaan di DPS,”katanya.

Selain itu ada permasalahan pada Nomor Induk Keluarga (NIK) yang dibuat secara manual oleh Pemda melalui Dukcapil yang jumlahnya mencapai sekitar 39.000. Inilah yang saat ini sedang diverifikasi oleh petugas KPU. Begitu juga, ada warga yang memiliki KTP ganda.”Contohnya, ada warga kita yang punya E-KTP (Kartu Tanda Penduduk-Elektronik) dan juga KTP manual, sehingga hal ini lagi-lagi memunculkan kegandaan,”jelasnya.

Yang berikutnya lanjut Agus, soal Sisteim Informasi Data pemilih. Masalah ini terkait dengan teknologi yang berkaitan dengan masalah internet. Server internet untuk program tersebut macet sehingga saat pengumuman mengenai DPS tersebut, masih terlihat nama-nama ganda yang yang sesungguhnya sudah dibersihakan.”Nah sekarang teman-teman sedang membersihkan kegandaan itu dengan aplikasi yang ada dan kami percaya tanggal 2 sampai dengan 3 pengumuman Daftar pemilih Tetap insyaallah kegandaan itu sudah bisa kita selsaikan,”punngkasnya.|001|0147|

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah