Published On: Tue, May 8th, 2018

LKS Nasional, Mendikbud Harapkan Siswa Berpikir Kreatif

dibaca 52 kali
Share This
Tags

RADIO LOMBOK FM, Mataram -“Kita harus mendorong anak didik kita untuk mampu berpikir kreatif, yang mana salah satu ciri kreatifitas adalah mampu menghadirkan sesuatu yang baru. Jika ingin mutu pendidikan kita tinggi, maka kita harus berani menciptakan standar yang tinggi dalam pendidikan,”kata Mendikbud RI Muhajir Effendi di Mataram, Senin (7/5) pada pembukaan Lomba Kreatifitas Siswa (LKS) tingkat nasional yang akan berlangsung 7-11 Mei mendatang.

Dikatakan, era revolusi industri ditandai dengan penggunaan secara masif teknologi digital dan semakin strategisnya peranan logaritma termasuk di dalamnya artficial intelegent. Namun bagaimana cerdasnya artficial intelegent, tetap saja tidak akan mampu menggantikan peran manusia. Secanggih apapun sebuah teknologi maka yang membedakannya dengan manusia adalah karena tidak punya kemampuan mencipta/kreatifitas. Kreatifitas adalah anugerah Allah SWT kepada manusia yang dapat dikembangkan.

Ditambahkannya, persaingan global semakin sengit, industri telah berevolusi menuju era industri 4.0 yang bergerak pada ekonomi digital. Menghadapi hal tersebut, ditekankan pentingnya kreativitas siswa. “Kata-kata kreatif inilah yang menjadi kunci kenapa manusia akan tetap unggul,” ujar mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini.

Menurut Muhajir, bagaimanapun cerdasnya Artificial Intelligence, ia akan tetap bergantung pada manusia. Cerdas tidaknya atau sampai seberapa kemampuan kecerdasannya tergantung kreativitas manusia.

Mendikbud juga mengingatkan pentingnya literasi. Karena itu ia mengajak siswa untuk memaksimalkan membaca. “Ingat manusia adalah kreator dan untuk menyongsong era industri keempat perlu disiapkan generasi era digital dengan membangun kemampuan siswa untuk berpikir kreatif,” ucapnya.

Gubernur NTB TGH. Zainul Majdi menyatakan, jika potensi siswa ditangani dengan sungguh-sungguh maka nereka tidak hanya mampu bersaing di dalam negeri tapi juga di kancah internasional.

Gubernur menekankan, pentingnya menanamkan rasa optimisme dalam belajar dan berkarya. Dengan optimisme dan percaya diri, seseorang tidak akan takut menghadapi perubahan apapun. “Saya juga berharap agar pemerataan akses pendidikan ditengah program prioritas yang ada. Bagi anak-anak kami, pemerataan itu segalanya. Bagaimana caranya agar mereka bisa tetap tetap belajar dimanapun, dengan biaya yang murah namun kualitas pendidikan yang baik,” kata Gubernur. (07/011)

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah