Published On: Sat, Nov 8th, 2014

Lencana Anggota DPRD Loteng Diduga Tak Sesuai Spesifikasi

dibaca 1,202 kali
Share This
Tags

loteng-1LOMBOK FM-Pengadaan fasilitas bagi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) baru disinyalir sarat persoalan. Salah satu terkait pengadaan lencana keanggotaan bagi 50 anggota DPRD Loteng yang diduga tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah diatur. Terutama terkait berat lencana serta kadar emas yang harus dipenuhi.

Penelusuran yang dilakukan wartawan LOMBOK FM,menunjukkan, ada beberapa kejanggalan yang ditemukan dalam lencana yang digunakan para wakil rakyat tersebut. Misalnya, terkait kadar emas lencana tersebut.  Dimana emas yang digunakan untuk membuat lencana, kadar emasnya hanya 21 karat. Sementara aturanya semestinya 22 karat.

Selain itu, berat lencana juga tidak sesuai standar. Yang semestinya minimal 5 gram. Tetapi lencana tersebut beratnya hanya  4,78 gram. Artinya, ada ketidak sesuaian berat sekitar 0,22 gram. “Walaupun selisih beratnya kecil, tetapi kalau dinilai dengan uang itu besar selisihnya,” aku salah satu anggota Dewan Loteng,yang tidak mau disebutkan namanya.

Dipasaran sendiri, harga emas 21 karat berkisar antara Rp 415 sampai Rp 425 ribu per gram.  Sedangkan emas 22 karat sekitar Rp. 486 ribu tiap gramnya. Dengan berat tersebut maka harga untuk satu lencana anggota Dewan Loteng sekitar Rp 1,9 juta.

Sementara Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Loteng, H. Awaludin yang dikonfirmasi besaran pagu anggaran untuk pengadaan lencana anggota Dewan mengaku, sebesar Rp 175 juta. Dengan asumsi per gram lencana anggota Dewan dihargakan sekitar Rp 600 ribu. Itu belum termasuk untuk potongan pajak dan kewajiban lainnya kepada negara.

Dengan kata lain, untuk satu lencana anggota Dewan, pihak Sekretariat DPRD Loteng menyiapkan anggaran mencapai sekitar Rp 3 juta. “Anggaran yang kita siapkan memang seperti itu,” aku Awaludin.

Terkait dugaan tersebut, sejumlah anggota Dewan Loteng pun mengaku gerah. Dan, bukan hanya untuk pengadaan lencana saja yang bermasalah. Bisa jadi pengadaan jas bagi anggota Dewan juga demikian. “Jangan-jangan untuk pengadaan jas juga bermasalah,” ujar anggota Dewan Loteng lainnya.

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah