Published On: Sat, Jul 16th, 2016

Kuasa Hukum Pahrudin Adukan PT. Tunas Jaya Sanur ke Mapolres Lotim.

dibaca 1,373 kali
Share This
Tags

advRADIO LOMBOK FM, Lombok Timur – PT.Tunas Jaya Sanur yang menguasai tanah milik Pahrudin seluas 1,5 hektare are yang berlokasi di desa Seruni Mumbul Sambelia kini diadukan ke Polres Lombok Timur.

Melalui kuasa hukum Pahrudin Ida Rohyani menuturkan dasar PT Tunas Jaya Sanur menguasai tanah tersebut melalui jual beli dengan pihak lain.

Dan sampai dengan dibuatnya aduan ini  perusahaan belum menunjukan alat bukti dari proses jual beli tanah tersebut.

‘’sampai perjalanan (sejauh – red) saya mempelajari hal ini pihak Perusahaan belum bisa memperlihatkan bukti jual beli tanah itu’’, demikian dikatakannya dalam jumpa pers, Sabtu 16/7/2016.

Dikesempatan itu Ida Rohyani menunjukan bukti surat kepemilikan tanah yang resmi dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) tahun 2010, sedangkan untuk proses peralihan hak dilakukan pada tanggal 13/05/2016.

‘’semua tanda tangan dan stempel itu sah dari BPN’’, jelasnya.

Setelah dicari tau, tuturnya Ida ternyata tanah itu juga memiliki sertifikat yang terbitannya tahun 2012.

‘’saya hanya mendapatkan kopian sertifikat ke dua di BPN dan aslinya ada sama di pihak lain’’, paparnya.

Menurutnya kalau sudah ada sertifikat atas kepemilikan tanah seharusnya BPN tidak boleh menerbitkan lagi, kecuali kalau sertifikat awal tersebut dimusnahkan.

‘’orang BPN ini aneh, saat ditanya kenapa bisa ganda sertifikat tanah itu mereka beralasan banyak sekali’’, tuturnya.

Dikesempatan itu Pahrudin sendiri menjelaskan sebenarnya tanah itu tidak ada yang mengurus sebab pamannya dalam kondisi lumpuh, sedangkan dirinya sering bolak balik Malaysia sebagai TKI. Dan kondisi tanah tersebut juga kering tidak ada kehidupan.

‘’tanah itu kering tidak ada kehidupan makanya tidak pernah diurus, tapi kenapa tiba-tiba ada orang lain menguasainya bahkan perusahaan sudah dua tahun menduduki tanah itu’’, ungkapnya.

Ardani kuasa hukum PT. Tunas Jaya Sanur saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya merupakan pembeli tanah dengan sah dan baik-baik dan obyek jual beli tersebut sudah ada sertifikatnnya.

Menurutnya dalam hal ini dirinya hanya mengikuti kliennya tidak bisa mengikuti perintah kuasa hukum orang lain, silakan saja bertemu kalau memang ada yang mau diselesaikan terkait hal ini. Dan masalah aduan ke Polisi jelas tidak bisa ditangani pasalnya ini permasalah perdata.

Saat pihak penjual dari PT tersebut sendiri dihubungi RADIO LOMBOK FM tidak berkomentar banyak dia hanya mengatakan tidak baik berbicara ditelepon melainkan harus dengan cara bertemu, tuturnya melalui sambungan telepon. |002|022|

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah