Published On: Wed, Oct 12th, 2016

KPP Praya Melakukan Pembinaan kepada Semua Bendahara Desa di Lotim

dibaca 86 kali
Share This
Tags

kppRADIO LOMBOK FM, Lombok Timur – Terkait banyaknya Desa di Kabupaten Lombok Timur yang belum membayarkan pajak dana desa, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Praya melakukan pembinaan terhadap bendahara desa.

Pembinaan tersebut harus dilakukan guna untuk mengajarkan pihak Desa dalam membayar pajak penggunaan anggaran belanja.

Sebab kalau pajak tersebut tidak dibayarkan oleh pihak desa maka Anggaran Dana Desa (ADD) tahap dua tidak bisa dicairkan demikian diterangkan Kepala Direktorat Jendral Pajak Nico Herry Janto kepada RADIO LOMBOK FM, Rabu (12/10/2016) saat diwawancara di Selong.

Mengenai kisaran pajak belanja yang harus dibayarakan oleh desa sampai saat ini belum bisa dikatakan sepenuhnya terbayarkan, karena di kas keuangan KPP Praya hanya beberapa persen desa yang sudah membayar.

‘’sangat sedikit sekali yang membayar bahkan belum dikatakan setengah dari seluruhnya’’, jelasnya.

Menurut Nico yang menjadi penyebab pihak desa sedikit melakukan pembayaran pajak yaitu karena pihak desa membayar pajak melalui pihak ketiga sehingga pembayaran tersebut terlambat masuk  ke KPP.

‘’sepertinya begitu pihak desa lakukan pembayaran melalui pihak ketiga, tidak langsung ke kita sehingga uang tersebut terlambat masuk’’, jelasnya kembali.

Melihat potensi pembayaran pajak untuk daerah Lotim khususnya seharusnya banyak yang masuk ke KPP, karena di Lotim pencairan dana desa tersebut mencapai Rp.300 Milyar untuk semua desa.

Agar tidak terulang banyaknya desa yang melakukan tonggakan membayar pajak katanya Nico pembinaan tersebut memang harus dilakukan sehingga dengan cara tersebut menurutnya bisa sebagai alat control apa yang sebenarnya menjadi kendala desa dalam membayarkan pajak belanja, tutupnya. |002|013|

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah