Published On: Tue, Mar 22nd, 2016

Konsep Jalan Usaha Tani Harus Dirubah

dibaca 412 kali
Share This
Tags

u1RADIO LOMBOK FM, Lombok Tengah – Konsep pembangunan jalan usaha tani harus dirubah, karena selama ini justeru tidak bertahan lama. Demikian disampaikan Ketua Komisi II DPRD Lombok Tengah, HL.Rumiawan, Senin (21/3) 2016 kepada Lombok FM.

Tehknis pembangunan jalan usaha tani saat ini lanjut HL.Rumiawan tidak efektif karena tidak bertahan lama. Padahal biaya yang digunakan untuk pembangunan tersebut cukup besar. Untuk itu, kedepan dirinya inginkan konsep pembangunanya dirubah.”Sekarang itu belum dua sampai tiga bulan selesai dibangun rusak lagi,”Katanya.

Salah satu contoh jalan usaha tani yang pernah ada dan sangat baik untuk ditiru lanjut HL.Rumiawan, yakni jalan usaha tani yang ada di Bali. Jalan usaha tani disana menggunakan beton yang kuat dan sewaktu-waktu bisa dipindah dan bukan beton permanent.”Itu sangat bagus untuk ditiru dan umurnya sangat panjang. Bukan ditimbun-timbun seperti saat ini,”Jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, ditemui terpisah PLT Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertanak) Lombok tengah, Ir. H.Nasrun mengatakan, setuju merubah konsep tersebut. Hanya saja bila jalan usaha tani dibuat bagus, hal itu mengancam keberadaan lahan pertanian.”Resikonya lahan pertanian kita terancam berkurang,”Katany.

Selain itu yang perlu dirubah lanjut PLT yang juga sekaligus Asisten II Setda Lombok Tengah ini mengatakan, konsep tentang kelompok tani juga harus dirubah. Karena selama ini, ternyata banyak kelompok tani yang anggotanya adalah penggarap lahan. Bukan pemilik lahan.”Nah ini seperti apa konsepnya, apa ini noermatif atau bagaimana?”Tutupnya.|001|9

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah