Published On: Wed, Dec 23rd, 2015

Komunitas Adat Bayan Akan Gelar Maulid Adat

dibaca 943 kali
Share This
Tags

menutu pareLOMBOK UTARA, lombokfm.com – Komunitas adat Bayan, 26-27 Desember 2015 akan menggelar kegiatan ritual maulid adat sebagai bentuk penghormatan dan peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad Saw.

Kegiatan tersebut akan berlangsung selama dua hari dua malam, yaitu hari pertama tepatnya hari Sabtu 26/12 disebut dengan acara kayu aiq, dan hari kedua sebagai hari puncak acara ritual maulid adat.

Kepala Desa Karang Bajo, Kertamalip kepada Lombok FM mengatakan, prosesi maulid adat ini diawali dengan pembuatan tempat dedak (balen unggun) dan dilanjutkan dengan kegiatan cuci tempat menumbuk padi (menutu pare).

Seusai kegiatan tersebut akan dilanjutkan dengan penjemputan gerantung (ngalu gerantung) dari Dusun Bayan Barat ke Dusun Karang Bajo. Sementara kegaiatn lainnya yang cukup menarik disaksikan adalah menutu pare (menumbuk padi). Berikut jadwal kegiatan proses maulid adat:

1.    07.00 – 08.00 Wita Pembuatan Tempat Dedak (Balen Unggun )
2.    08.00 – 09.00 Wita Kegiatan Cuci Tempat menumbuk Padi ( Bisok Rantok)
3.    09.00 – 10.00 Wita Proses Menjemput Gerantung  ke Bayan Barat (Ngalu Gerantung )
4.    10.00 – 15.00 Wita Menerima Masyarakat Adat yang Datang ( Ulek Nyereat )
5.    15.00 – 17.00 Wita Proses Menumbuk Padi di Karang Bajo  ( Menutu )
6.    17.00 – 18.00 Wita Berangkat Mencari Bambu Petung  ( Bau Tunggul )
7.    18.00 – 19.00 Wita Menganatar Gerantung ke Masjid Kuno ( Nyintrang Gerantung )
8.    19.00 – 20.00 Wita Proses Pemusnahan Dedak ( Buang Unggun )
9.    20.00 – 21.00 Wita Pasang kain putih  di Masjid Kuno ( Ngengelat )
10.    21.00 – 22.00 Wita  Pasang Bambu Petung di Masjid Kuno ( Umbul Umbul )
11.    22.00. – 03.00 Wita Proses Presean di Halaman Masjid Kuno ( Temetian )

Hari kedua tanggal 15 Rabiul Awal Tahun 1437 H / Tanggal 27 Desember 2015 M. adalah puncak acara yang disebut dengan “Gawe” acara gawe ini ada beberapa macam prosesi yang dilakukan yaitu :

1.    07.00 – 08.00 Wita Proses Potong Hewan oleh Kiyai Lebe (sembelih)
2.    08.00 – 09.00 Wita Proses cuci beras ke Kali Muntur ( Bisok menik )
3.    09.00 –10.00 Wita Jemput Payung Agung dari Bayan ke Karang bajo (mengalu )
4.    10.00 –11.00 Wita Proses pembuatan tempat Makanan ( piak Ancak )
5.    13.00 –14.00 Wita Proses Menyiapkan Makanan ( Mengageq )
6.    15.00 –16.00 Wita Acara Iringan Payung agung ke Masjid Kuno ( Praja mulud )
7.    16.00 –17.00 Wita Membawa Makanan ke Masjid Kuno ( Nyintrang )
8.    17.00 –17.30 Wita Zikir dan do’a oleh Para Kiyai di Masjid Kuno ( Sukuran )
9.    17.30 -18.00 Wita Gerantung dari Masjid kuno ke Karang Bajo ( Ngelangin )
10.   18.00 –18.30 Wita Pembersihan Saka enam ( Bisok Berugak Agung )
11.   18.30 –19.00 Wita Proses Pasang Kain Putih keliling di saka enam ( Majang )
12.   19.00 –20.00 Wita Proses Pembuatan Minyak ( Memblonyo )
13.   20.00 –21.00 Wita Zikir dan do’a dipimpin oleh Kiyai Lebe di Karang Bajo ( Meriap )
14.   21.00 –22.00 Wita Buka Kain dan buka umbul-umbul di Masjid Kuno ( Melusut )
15.   22.00 –23.00 Wita Pengembalian Gerantung ke Kampu Bayan Barat ( Ngulek ang )
16.   23.00 -24.00 Wita Selesai.|004|016|

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah