Published On: Wed, Mar 16th, 2016

Komisi II DPRD Usulkan Core Event Pesona Hortikultura di Lombok Tengah

dibaca 371 kali
Share This
Tags

o2RADIO LOMBOK FM, Lombok Tengah – Implementasikan pembangunan pariwisata yang bersinergi dan berintegritas, maka diperlukan program yang berkaitan dari seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Demikian disampaikan Wakil Ketua Komisi II DPRD Lombok Tengah, Marju Selasa (15/3) 2016.

Kalau Dinas Pariwisata memiliki Core Event Pesona Bau Nyale, maka Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertanak) harus memiliki Core Event Hortikultura yang juga harus dilaksanakan setiap tahunya. Hal itu harus mulai dirancang dari sekarang.”Kalau tidak dimulai dari sekarang, maka hal ini tidak akan pernah terwujud. Jadi mari kita memulai sekarang, kalau memang pariwisata yang akan kita kemabngkan,”Katanya kepada Lombok FM.

Konsep One Vilalge One Product yang telah lama digaungkan Pemerintah Daerah (Pemda) juga harus segera untuk direalisasikan. Pihak dinas terkait bisa memulainya dengan melakukan inventarisasi mengenai apa saja yang menjadi produk unggulan disuatu desa.”Misalnya kalau di desa-desa diutara dengan duren dan pisangnya, manggis dan lainya,”Katanya.

Begitu juga dengan desa lainya seperti di Desa Bungkate Kecamatan Jonggat yang khas dengan Ikan Air Tawar yang banyak dibudi dayakan didesa tersebut. Dengan adanya basis-basis perkembangan produk didesa tersebut, maka nantinya akan diatur agar tidak timpang tindih.”Kalau sudah jelas produk-produk masing-masing desa, maka nantinya desa lain tidak boleh hasilkan produk yang sama. Jangan nanti semua tanam duren,”Jelas Marju.

Dengan ditetapkanya produk masing-masing desa, apakah nantinya ditetapkan dengan Perda lanjut Marju, maka hal itu bisa mendukung event yang akan dilaksnakan setiap tahunya. Masing-masing desa harus menyumbangkan karya terbaiknya diacara tersebut.”Buat juga rangkaian kegiatanya. Kalau ada Festival Putri Mandalika, kenapa tidak ada festival makan durian, makan pisang dan lainya,”Terangnya.

Yang tidak kalah pentingnya dari semua itu tandas Marju, harus didukung oleh promosi yang benar-benar efektif yang dilakukan oleh semua SKPD dan jajaran pemerintahan baik di lokal, nasional hingga ketingkat internasional. “Maka dengan begitu, apa yang diimpikan pemerintah daerah dan menjadi 100 hari kerja bupati ini bisa tingkatkan perekonomian masyarakat,”Tutupnya. |001|6

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah