Published On: Wed, Oct 7th, 2015

Kesejahteraan Guru Honor KLU Memprihatinkan

dibaca 674 kali
Share This
Tags

yyRADIO LOMBOK FM – Kesejahteraan guru honor di Kabupaten Lombok Utara cukup memprihatinkan. Rata-rata para guru honor hanya diberikan antar Rp. 100 – 150 ribu perbulan. Padahal mereka mendidik dan mencerdaskan anak-anak bangsa sebagai generasi yang akan memajukan Lombok Utara kedepan.

Keprihatinan tersebut disampaikan koordinator Jaringan Peduli Anggaran (JPA) Lombok Utara, Anton Sahertian. Ia menilai, dari Pemerintah Daerah KLU ataupun Dikbudpora belum memiliki inisiatif untuk memprioritaskan kesejahteraan guru-guru honor ini.

Dikatakan, kegagalan dalam sebuah bangsa itu di awali dengan sekolah, karena sekolah ini membentuk karakter anak bangsa, sehingga ketika ada sekolah yang kualitasnya sangat buruk maka kita akan menyaksikan kedepan anak-anak bangsa itu berkualitas buruk juga, itu yang harus dipikirkan bersama, karena kualitas SDM itu jadi prinsip utama dalam bersaing di dunia pendidikan ini.

Sementara ketua Pokja Keterbukaan Informasi Publik Kecamatan Kayangan, Habibullah mengatakan, anggaran yang dialokasikan untuk pendidikan di KLU masih jauh dari harapan, karena dibawah angka 20 persen. “Ini artinya belum memenuhi amanat UU yang mengharuskan 20 persen untuk anggaran pendidikan”, katanya.

Habibullah berharap, kedepan anggaran pendidikan KLU perlu terus ditingkatkan serta kesejahteraan guru honor harus mendapat perhatian tersndiri dari pemerintah. Demikian juga dalam pengelolaan anggaran harus transparan dengan cara menghidupkan semua unit keterbukaan informasi di masing-masing wilayah.|001|046|

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah