Published On: Sat, Jan 7th, 2017

Kerusakan Hutan Di NTB Mencapai 1.071 Hektare

dibaca 251 kali
Share This
Tags

l1RADIO LOMBOK FM, Mataram – Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) merilis data kerusakan hutan di NTB. Jumlah kerusakan saat ini mencapai 78 persen atau 1.071 hektare. Penyebab kerusakan hutan dikarenakan banyak para pelaku penebang pohon, dan perambahan secara illegal.

Murdani selaku Direktur eksekutif Wahli NTB meminta kepada pemerintah daerah untuk menyikapi keadaan hutan saat ini, sebab seperti data yang dirilis tersebut bahwa kondisi hutan rusak parah.

‘’hanya sedikit Cuma 22 persen saja yang kondisi hutan kita masih lestari’’, ungkapnya kepada RADIO LOMBOK FM, Jum’at (06/01/2017).

Dengan begitu ia mengajak ke semua pihak selain pemerintah agar ikut andil dalam melestarikan hutan kembali, sebab sangat buruk sekali dampak yang akan ditimbulkan apabila kawasan hutan sudah rusak.

Adapun Kepala Bidang Pengelolaan Hutan Dinas Kehutanan Pemprov NTB Lalu Suwarjaye menanggapi apa yang disampaikan oleh pihak Walhi, dirinya berjanji akan memberikan perhatian terhadap hutan.

Dengan cara yang akan diterapkan Suwarjaye yaitu memperbanyak personil aparat hukum untuk memantau hutan, sehingga tidak ada lagi praktik – praktik penebangan pohon dan perambahan dikawasan hutan. Tegasnya.|003|004|.

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah