Published On: Mon, Aug 13th, 2018

Kepala BMKG: Masyarakat Harus Bangkit dari Duka Gempa

dibaca 399 kali
Share This
Tags
RADIO LOMBOK FM, Mataram-Duka mendalam yang menyelimuti masyarakat Lombok akibat gempa berkekuatan cukup besar yang terjadi pada Mingu (5/8) malam lalu dengan kekuatan 7,2 SC tidak harus membuat warga larut dalam duka berkepanjangan. Masyarakat Lombok justru diminta untuk segera bangkit dari terpaan gempa yang memilukan hati bagi semua.

“Saya berharap masyarakat Lombok dan korban gempa dapat cepat pulih dan bangkit kembali serta mampu beraktivitas seperti semula. Lombok harus segera bangkit,” kata Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati dalam keterangan persnya di Mataram, Jumat (10/8) malam selepas keliling mengunjungi lokasi pengungsian di sejumlah tempat di Lombok Timur dan Lombok Utara.

Menurut Dwikora, bencana alam merupakan ujian dari Tuhan agar kehidupan manusia menjadi lebih baik dan kuat, sehingga harus mampu melewati cobaan tersebut. Terjadinya gempabumi, longsor, tsunami, banjir bandang, gunung meletus dan lain sebagainya adalah salah satu ujian dari Tuhan.

“Saya yakin jika kita bisa melewati ujian dengan lapang dada, Insya Allah kita akan semakin ditinggikan derajatnya dihadapan Allah. Saya juga meminta seluruh korban bencana alam agar bersabar untuk menunggu upaya penanggulangan yang dilakukan pemerintah daerah dan pusat,” katanya.

Sebagaimana diketahui gempa berkekuatan M = 7.0 mengguncang Lombok, Minggu malam (5/8). Pusat gempa diketahui berada di 18 kilometer barat laut Lombok Timur atau pada lereng utara timur laut Gunung Rinjani, di kedalaman 15 kilometer.

Hingga Jumat (10/8), jumlah korban tewas mencapai 321 orang. Gempa juga menyebabkan 270.168 orang mengungsi.

Terkait gempa susulan, Dwikorita mengatakan bahwa kemungkinan masih akan terjadi hingga beberapa bulan kedepan dengan kecendrungan gempa yang semakin melemah secara fluktuatif. “Kami tetap menghimbau agar warga tetap tenang namun waspada. BMKG secara terus menerus memantau perkembangan kegempaan ini selama 24 jam dan menginformasikannya kepada masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu update Gempa Bumi Lombok M7.0 (5 Agustus 2018) sampai tanggal 11 Agustus 2018 pukul 07.00 WITA pagi ini sudah tercatat sebanyak 516 gempa susulan dengan jumlah yang dirasakan sebanyak 20 gempa. Gempa terakhir dirasakan pada jam 04.33 WITA sebesar M=4.8 dengan kedalaman 10 KM dengan pusat gempa 8.44 Lintang Selatan dan 116.50 Bujur Timur (10 KM Barat Laut Lombok Timur, NTB).

“Dirasakan di Mataram dan Lombok Timur sebesar 1 SIG BMKG ( II MMI). Yang artinya getaran dirasakan oleh beberapa orang sementara benda-benda ringan yang digantung akan bergoyang,” pungkas Dwikora. (07/020)

 

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah