Published On: Fri, Sep 4th, 2015

Kemenko PMK Gelar Rakor di Lombok Tengah

dibaca 909 kali
Share This
Tags

yaRADIO LOMBOK FM – Kementerian Koordinasi (Kemenko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) pada Kamis (3/9/2015) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pemenuhan Hak dan Perlindungan Perempuan yang digelar di D`Praya Hotel Batujai Kecamatan Praya Barat Lombok Tengah.

Rakor yang pertama kali dilaksanakan di Lombok Tengah tersebut, dihadiri oleh Asisten Deputi Urusan Pememnuhan Hak dan Perlindungan Perempuan, Dra. Detty Rosista,Mpd. Dihaidir juga oleh Direktur Pendayagunaan Sumber Daya Alam dan Teknologi Tepat Guna Dirjen Pembangunan Dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi, Ir. Nyelong Inga Simon.

Dalam sambutanya, Sekda Lombok Tengah, Drs.HL.Supardan,MM menyampaikan rasa syukurnya karena pihak Kemenko PMK RI memilih Lombok Tengah sebagai lokasi pelaksanaan Rakor tersebut. Mengingat tidak semua daerah yang terpilkih menjadi lokasi kegiatan yag sangat penting demi kemajuan dan kemaslhatan perempuan tersebut.”Sebagai masyarakat kami bangga karena telah ditunjuk sebagai lokasi penyelanggaraan rakor, mengingat tidak semua daerah bisa menjadi lokasi kegiatan ini,”katanya.

Sekda berharap, dengan ditunjuknya Lombok Tengah menjadi tempat Rakor diharapakan bisa menjadi isnpirasi membuyka hati menatap masa depan daerah. Karena semua orang harus mau dan bisa mengambil peran staregis dalam pembangunan. “Penting untuk diketahui bahwa masyarakat juga mempunyai kewajiban mengatasi berbagai persoalan yangdioucu oleh ketidak displinan masyarakat itru sendiri,”jelasnya.

Salah satu contoh perilaku itu jelas Sekda, seperti pembalakan liar yang menyebabkan tidak terpenuhinya ketersediaan air bersih diberbagai daerah. Dan dampaknya bisa terjadi secara berantai dan berkesinambungan.”Hutan merupakan paru-paru dunia. Jadi jika rusak dari hari kehari aka akan berdampak pada terjadinya Global Warning,”imbuhnya.

Untuk itu lanjut Sekda, dalam rakor tersebut Pemerintah Daerah berharap agar apa yang menjadi agenda rakor bisa dijadikan acuan untuk bersinergi dalam membangun dan mengemabngkan pelestarian alam.”Masukan-masukan dari peserta rakor kami minta jangan ahanya diinvertarisir tanpa ada kelanjutan yang berarti dalam proses pelestarian alam. Mengingat kondisi klahan hutan dan lahan pertanian saat ini sudah sangat memprohatinkan sehingga membutuhkan maksimal dan terintegrasi,”pungkas Sekda.|001|0110

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah