Published On: Wed, Apr 13th, 2016

Kelompok Informasi Masyarakat  Mirip Dengan Kelompencapir

dibaca 996 kali

16

RADIO LOMBOK FM, LOMBOK TIMUR- Ada banyak orang tidak mengetahui sejarah terbentuknya Kelompok Informasi Masyarakat (KIM). Tak terkecuali juga pengurus KIM itu sendiri. Seperti penjelasan Kepala Bidang Media Dishubkominfo Lombok Timur H. Irpan Ahad 11/4/2016 mengatakan, adanya KIM sebetulnya sudah sejak lama. Dulu kelompok itu disebut dengan Kelompok Pendengara, Pembaca dan Pemirsa (Kelompencapir).

Ia menjelaskan, Kelopencapir yang merupakan salah satu sarana dalam menyerap dan meyebarluaskan informasi pembangunan yang tepat untuk masyarakat dalam rangka mempercepat derap pembangunan khususnya di pedesaan.

Sehingga dengan adanya kolempencapir ini diharapkan arus informasi pembangunan dapat efektif dan dapat meningkatkan peran serta masyarakat dalam pembangunan bangsa dan negara demi tercapainya kesejahteraan masyarakat.

Begitu juga dengan KIM, tidak jauh beda dengan konsep Kelopencapir. “isinya sama, hanya beda kulit atau namanya saja yang beda” papar Irpan pada acara pengkuhan KIM Bersuara Bersama Desa Suntalangu, Di Aula Kantor Desa Suntalngu.

Untuk diketahui Kelopecapir dikonsep sejak masa orde baru, dan kemudian berubah menjadi Kelompok Informasi masyarakat. “Kelopencapir bermetamorposis kemudian menjadi KIM” jelas Irpan. |006|017|

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah