Published On: Tue, Oct 25th, 2016

KEK Mandalika Resort Dibangun Pakai Dana Pinjaman Bank Dunia

dibaca 206 kali
Share This
Tags

f-luhut-binsar-panjaitanRADIO LOMBOK FM, Lombok Tengah – Pemerintah pusat pinjam dana segar Bank Dunia sebesar 300 juta dolar atau setara dengan Rp.3 triliun lebih untuk melakukan percepatan pada 3 buah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata di Indonesia, salah satunya KEK Mandalika Resort.

Demikian disampaikan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menko maritim), Luhut Binsar Panjaitan, Selasa 25/10/2016 saat ditemui  Lombok FM di Hotel Novotel Kuta Lombok.

Pemerintah pusat memastikan serius membangun KEK Mandalika Resort, di Desa Kuta dan sekitarnya di Kecamatan Pujut Lombok Tengah. Langkah itu ditandai, setelah mereka mendapatkan pinjaman dana segar dari Bank Dunia tersebut.

“Dana pinjaman itu, digunakan untuk tiga program. Salah satunya, ITDC,” kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan,usai menggelar pertemuan dengan jajaran ITDC, pemerintah provinsi dan Pemkab Loteng di Novotel Resort.

Disinggung dana sebesar itu, berapa yang dikucurkan ke ITDC. Luhut  enggan membeberkan lebih detail. Yang pasti, kata Luhut anggaran itu tetap diperuntukkan bagi ITDC, guna menyukseskan mega proyek yang selama ini tertunda.

Sebut saja, pembangunan infrastruktur jalan, listrik, air bersih dan fasilitas pendukung lainnya.

Seluruh kebutuhan ITDC itu pun, tekan Ruhut tetap menjadi kewajiban pusat untuk menyediakannya, walau pun itu datangnya dari pinjaman Bank Dunia.

Jika tidak demikian, maka membutuhkan waktu panjang untuk mewujudkan pembangunan KEK Mandalika Resort tersebut.

Sehingga, mau tidak mau pusat harus nekat mengambil keputusan.”Soal berapa dana yang kita kucurkan ke ITDC,  masih dihitung. Kita tunggu saja. Intinya, dana itu untuk percepatan pembangunan Mandalika Resort,” ujarnya.

Terhadap kendala teknis dan non teknis yang terjadi di lapangan, pihaknya meminta tanggungjawab provinsi, Pemkab, TNI/Polri mengatasinya dengan cepat.

Khususnya, menyangkut persoalan lahan. Dia tidak ingin, masalah yang satu itu justru menjadi penghambat pembangunan, sehingga harus clean and clear.

“Soal claim lahan oleh beberapa warga, kita harus selesaikan dengan cepat. Tapi, kita tidak ingin menyengsarakan mereka,” kata Luhut.

Yang lain juga, tambah Luhut soal keamanan. Semua pihak, harus ikut aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di KEK Mandalika Resort.

Karena jika situasi keamanan terganggu, maka investor takut berinvestasi. Begitu pula sebaliknya. “Investor yang kita harapkan adalah, yang benar-benar berinvestasi. Bukan broker,” tandasnya.|001|

 

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah