Published On: Wed, Feb 12th, 2020

Kejati NTB Kawal Proyek Strategis Nasional di Lombok Tengah

dibaca 2,840 kali
Share This
Tags
RADIO LOMBOK FM,Lombok Tengah – Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB akan mengawal sejumlah proyek strategis nasional maupun daerah yang ada di Kabupaten Lombok Tengah. Hal itu dilakukan agar tidak ada tindak pidana korupsi di dalamnya. 
 
“Kita dampingi, kita kawal, kita ingatkan kalau ada yang tidak sesuai dengan aturan. Tapi kalau tetap berbuat salah nanti Kapolres dan Bu Kajari yang bertindak”, jelas Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB Nanang Sigit Yulianto saat acara silaturrahim bersama Pemkab Lombok Tengah, Selasa (11/2) di Praya.
 
Keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika menjadi magnet masuknya program pemerintah pusat di Lombok Tengah. Sehingga pihaknya telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) pengawal proyek strategis nasional dan akan mulai bekerja pada awal tahun 2020 ini. Tim Satgas akan melakukan pendampingan dari awal proses pengerjaan hingga selesainya pembangun.
 
“Ini di Kejari juga. Jadi semua yang ada di daerah ikut mengontrol proyek nasional maupun daerah yang ada di wilayah masing-masing”,ujarnya.
 
Ditambahkan, Satgas pengawal proyek strategis nasional dan daerah ini adalah pengganti Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan, dan Pembangunan Daerah (TP4D) yang sudah dibubarkan karena dinilai tidak epektif. 
 
Adapun Satgas ini nantinya akan lebih kuat di dalam mengawal proyek-proyek pemerintah pusat dan daerah. Karena tidak hanya terkait dengan pembangunan fisik namun juga dari sisi aturan.
 
“Jadi kita akan kawal dari bidang intelejen, kalau aturan hukum di bidang perdata dan dari penyimpangan itu bidang tindak pidana khusus”,tandasnya. 
 
Sementara itu, Bupati Kabupaten Lombok Tengah, H. M. Suhaili FT dalam kesempatan yang sama mengatakan, semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Lombok Tengah diwajibkan berkoordinasi dengan Kejati untuk mendapatkan pengawalan proyek-proyek yang akan dikerjakan. Dia meminta kepada semua kepala OPD untuk tidak lagi mengedepankan ego sektoral yang terjadi selama ini.
 
“Ego sentris ini tidak boleh lagi. Jadi itulah tekanan dari pemerintah pusat. Melalui silaturrahim ini bangun koordinasi, sinergi”,tekannya.
 
Menurut dia, Lombok Tengah saat ini menjadi daerah super prioritas pengembangan wisata baru. Dan beberapa kegiatan pembangunan infrastruktur sedang digalakkan. Agar pembangunan ini tetap aman, dibutuhkan pendampingan dari Kejati NTB.
 
“Ini sangat luar biasa. Mudahan dengan semangat kebersamaan ini yang sulit ini akan menjadi mudah, ya”,katanya. (07/18).

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah