Published On: Sun, Jan 27th, 2019

Kejati Masih Sidik Dugaan Kredit Fiktip Bank NTB Cabang Dompu

dibaca 222 kali
Share This
Tags
RADIO LOMBOK FM, Mataram-Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB melalui Penyidik pidana khusus sampai saat ini masih secara marathon melakukan penyidikan atas dugaan kredit fiktif di lingkup Bank Pembangunan Daerah (BPD) NTB Cabang Dompu yang telah menimbulkan kerugian negara sebesar Rp 6,3 miliar.

“Saat ini penyidik masih bekerjauntuk menuntaskanpemberkasan. Sebelumnya kita menetapkan dua tersangka diantaranya, Kepala Bank NTB Cabang Dompu berinisial SR dan pihak penerima kredit modal kerja dari perusahan berinisial PDM,” jelas Kasi Penerangan, Hukum dan Humas Kejati NTB, Dedi Irawan di Mataram, Rabu (23/1).

Dedi Irawan menegaskan, hingga saat ini masih ditetapkan dua tersangka dalam perkara yang terjadi di Bank NTB Syariah tersebut. Berdasarkan gelar perkara oleh Kejati NTB yang dilakukan pada Desember 2018 ditetapkan telah ditetapkan dua tersangka.
Menurut Dedi, kedua tersangka ditetapkan sebagai pihak yang terlibat sekaligus bertanggung jawab dalam kasus dugaan kredit fiktif tersebut.

Dalam perkara ini, PT PDM yang bergerak dibidang properti perumahan tersebut mendapat kredit senilai Rp 6,3 miliar dari yang diajukan pada tahun 2017 sebesar Rp10 miliar.

Sebagaimana diketahui mantan Direktur utama Bank NTB Komari Subakir juga telah diperiksa Kejaksaan. Komari Subakir diperiksa terkait disetujuinya pencairan kredit yang diajukan pihak perusahaan PDM senilai Rp10 miliar tersebut.

Pencairan persetujuan kredit yang sudah diputuskan itu, belakangan menuai masalah karena tanpa prosedur yang telah disepakati dalam kontrak pinjamannya. Karena itu Kejaksaan masuk melakukan penyelidikan. (07/018)

 

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah