Published On: Wed, Mar 2nd, 2016

Kasus Gizi Buruk, Fauzan Kecewa Pada Aparatnya

dibaca 395 kali
Share This
Tags

m3RADIO LOMBOK FM,Lombok Barat – Kasus gizi buruk yang terjadi pada awal tahun ini, menjadikan Plt. Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid kecewa. Kekecewaan ini langsung diutarakannya saat pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) Pokjanal UKBM di Gren Asri-Mataram, Senin (29/2).

“Kasus gizi buruk yang terus mencuat di media membuat Lobar merasa salah, kesalahan itu sendiri datang dari Dikes, Kepala Desa, Tetangga, termasuk saya juga,” keluhnya dihadapan peserta Rakor.

Rakor yang menghadirkan seluruh Kepala SKPD se Lobar ini beserta pada tokoh agama tersebut. Fauzan berharap mampu menghasilkan dan manfaat yang positif yang bisa langsung diterapkan. Sikap pencegahan itu tidak bisa hanya dikerjakan Dikes melainkan harus berkolaborasi. “Kalau hanya Dikes mungkin bisa tapi membutuhkan waktu lama,” tandasnya.

Kasus gizi buruk katanya, harus segera dituntaskan dengan melibatkan masyarakat mulai dari tingkat RT, Kepala Dusun, Kepala Desa hingga kabupaten. Dia tidak memandang apakah gizi buruk diawali adanya faktor penyakit lain, itu bukan menjadi alasan. Namun, yang harus dipikirkan sekarang bagaimana dilakukan tindakan pencegahan, jika itu kasus lama bagaimana itu bisa dipulihkan.

Menurutnya, adanya posyandu yang ada ditingkat desa berada di otonomi pemerintahan desa. Sebelum tahun 2015 lalu, posyandu biasanya tidak diperhatikan dan dianggap tidak punya peran. Namun, adanya beberapa kasus yang terjadi ditingkat bawah membuat posyandu itu harus lebih diaktifkan kembali. sehingga, adanya rencana pembuatan Peraturan Bupati (Perbu) tentang pengalokasian ADD ke posyandu harus secara pasif. “Pada tahun ini, posyandu akan menerima uang senilai Rp 50 ribu per bulan dan pada tahun inipun akan lebih menghargainya. Uang isentif saya akui masih kecil sehingga diharapkan peran instansi lainnya ikut terlibat dalam penanganannya,” tekannya.|010|03|

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah