Published On: Tue, Dec 30th, 2014

Kasek SDN 2 Pengenjek Harapkan Gedung Berlantai Dua

dibaca 557 kali
Share This
Tags

 

LOMBOK FM – Janji Wakil Kepala Daerah Kab Lombok Tengah Drs HL Normal Suzana pada tahun 2014 ini ditargetkan SDN 2 Pengenjek dibangun bertingkat alias berlantai dua. Hal itu bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Namun janji itu tak kunjung tiba. Hal itu diungkapkan Kepala Sekolah SDN 2 Pengenjek Samiin Spd di ruangannya kemarin.”Pemerintah Daerah Lombok Tengah bertekad menstandarisasi bangunan sekolah dengan struktur bangunan lantai dua tahun 2014 sehingga siswa kami tidak ada yang masuk siang, “ kata Kasek SDN 2 pengenjek Samiin Spd. Menurut kasek, jumlah Murid saat ini sebanyak 318 sementara Untuk  rehab gedung sekolah yang pembangunannya sudah dimulai.” Yang masuk siang kelas tiga A dan 4 B. kita minta jangan di tempat jantung kota saja tempat gedung sekolah bertingkat di Desa kami juga bisa jika pemda serius memperhatikan sekolah kami.” Ungkap Kasek Smiin Spd.  Dijelaskannya, pembangunan gedung sekolah bertingkat ini nantinya merupakan program yang belum dianggarkan dalam APBD, selain untuk proses belajar mengajar dan kesejahteraan guru. ” Kalau pemerintah daerah punya keinginan mengalokasikan anggaran pendidikan persoalan pendidikan di SDN ini bisa lebih tuntas,” ujarnya. Sementara Drs HL Normal Suzana Wakil Kepala Daerah menyatakan, untuk membedah sisi lain fenomena sarana pendidikan yang ada di Loteng dia menilai, meski infastruktur pendidikan di Loteng telah bagus, namun pembangunan Rehab sekolah belum seluruhnya terakomodir untuk menikmati pembangunan.”Untuk itu, kita ingin program yang sudah berjalan baik dipertahankan, dan yang belum baik sama-sama kita perbaiki, agar pembangunan sarana pendidikan di Loteng terus berkembang dan merata,” ujarnya |003

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah