Published On: Mon, Jul 25th, 2016

Kapan, Sumbawa Konversi Minyak Tanah Ke Elpiji ?

dibaca 1,318 kali
Share This
Tags

KurtubiRADIO LOMBOK FM, Lombok Barat – Anggota DPR RI dari Partai Nasdem Dapil NTB, Dr. H. Kurtubi terus mendorong realisasi konversi minyak tanah ke elpiji di Pulau Sumbawa. Alasannya, sejumlah daerah di Indonesia sudah menuntaskan konversi. “Tinggal Pulau Sumbawa saja yang belum. Saya sering ditanya masyarakat kenapa kok ini belum tuntas,” kata Kurtubi di Lombok Barat Senin (25/07/2016).

Konversi minyak tanah ke elpiji 3 kilo berlangsung sejak akhir 2010. Saat itu, sebanyak 700 ribu tabung gas elpiji 3 kilo lengkap dengan regulatornya disebar secara bertahap di Pulau Lombok.

Masyarakat pun mulai meninggalkan minyak tanah dan beralih menggunakan elpiji 3 kilo.Meski begitu, tidak sedikit yang menggunakan elpiji 12 kilo untuk kebutuhan rumah tangga.

Hingga saat ini, masyarakat di Pulau Sumbawa masih menggunakan minyak tanah bersubsidi. Hanya saja, kata Kurtubi, minyak tanah bersubsidi itu pun diduga diselundupkan kembali ke Pulau Lombok untuk berbagai kebutuhan.

Wakil rakyat ini menyayangkan peristiwa itu karena merugikan masyarakat. Tidak heran jika belakangan masyarakat di Pulau Sumbawa banyak menggunakan kayu bakar.

“Persoalan ini perlu segera dituntaskan sehingga masyarakat benar-benar terbantu,” paparnya.

Dia mendesak pemerintah mempercepat program tersebut. Salah satu upaya untuk mempercepat program itu yakni pembangunan infrastruktur depo atau tangki elpiji yang berada di komplek Depo BBM Pertamina di Bima sehingga lebih cepat dan efisien.

Diharapkan infrastruktur itu bisa dipercepat dan akhir 2017 sudah terealisasi. Sehingga awal 2018 pembagian elpiji gratis bagi masyarakat dapat diluncurkan.

Sementara itu Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Kadistamben) NTB Muhammad Husni mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan data terkait konversi tersebut.

Dia menyayangkan hingga saat ini belum ada progres yang pasti terkait program konversi itu.

Data yang sudah disampaikan kepada pemerintah mencapai 250 ribu tabung elpiji untuk masyarakat di Pulau Sumbawa. Dia berharap program itu segera terealisasi untuk kebutuhan rumah tangga dan industri kecil.

“Datanya sudah kami sampaikan, tapi kan ada konsultan yang nanti mendata kembali sehingga dimungkinkan ada penambahan,” ungkapnya.

Husni, optimistis program tersebut akan tepat sasaran sehingga masyarakat yang benar-benar membutuhkan dapat segera menikmati gas elpiji.

Pihaknya juga mengapresiasi dukungan legislatif terutama anggota Komisi VII DPR RI Kurtubi yang berupaya maksimal mendorong terealiasasinya konversi tersebut. (007/023)

 

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah