Published On: Sat, Nov 8th, 2014

KADIS PU LOTENG DIPOLISIKAN FPKP

dibaca 1,317 kali
Share This
Tags

loteng-1LOMBOK FM-rencana gugatan sejumlah kontraktor yang tergabung dalam Front Pemantau Kebijakan Publik atau FPKP Loteng, yang akan  melaporkan kepala dinas pekerjaan umum dan esdm kabupaten Lombok Tengah, terkait dugaan penipuan dan penggelapan,ditanggapi dingin oleh Kadis PU dan ESDM Lombok Tengah H Rosydi.

menurut Rosydi, semua warga negara indonesia punya hak diatas hukum,dan pihaknya tidak akan melarang apabila ada yang akan melaporkan dirinya ke pihak kepolisan,namun Rosydi juga menegaskan, bahwa pihaknya juga mempunyai aturan yang harus ditaati, dalam perjanjian yang sudah disepakati tersebut, ia juga terbuka apabila ada duga’an penggelembungan dana poyek, yang disimpan di sejumlah rekening miliknya,untuk diperiksa aparat penegak hukum.

menurutnya laporan yang akan dilayangkan ke pihak Polda NTB, oleh FPKB tersebut,terkait dana retensi sejumlah proyek yang diduga  belum dibayarkan oleh dinas PU dan ESDM Lombok Tengah, secara pribadi pihaknya menanggapi hal tersebut,”merupakan sesuatu hal yang wajar,dinegara hukum apabila ada ketidak puasan yang dirasaka sejumlah pihak,namun kami tetap akan berpegang  pada aturan yang berlaku,saya sebagai kepala dinas hanya menjalankan tugas sesuai aturan yang telah berlaku selama ini”terang Rosydi.

ditambahkan rosiydi,dana retensi sejumlah proyek yang ada di Lombok Tengah, telah diatur dalam aturan serta sesuai dengan cara pembayarannya,terhitung sejak kapan dimulai perjalanan pengerjaan setiap proyek yang ada di Lombok Tengah, dimana dalam aturan tersebut ada 2 alternatif yang diberikan dalam proses pembayaran,pertama pihak pu membayar setelah dilakukan pemeriksaan akhir,yang kedua dengan diberikan retensi namun dengan jaminan,jadi menurut rosiydi bukan berarti langsung dibayarkan setelah menerima pekerjaan proyek tersebut.”tidak ada kaitanya antara PT DAR sengan dana retensi ini, lain hal itu, karena pembayaran dana retensi ini sudah diatur”jelas Rosydi

 laporan ini sendiri merupakan ketidak puasan sejumlah kontraktor yang ada di Lombok Tengah,terhadap kepala dinas pu Lombok Tengah,yang diduga telah memanipulasi dana retensi sejumlah proyek jalan yang ada di kabupaten bermoto tatas tuhu trasna ini.

menurut data front Pemantau Kebijakan Publik, pihak kadis PU dan ESDM Loteng, diguga melakukan pemotongan dana retensi sejumlah proyek di Lombok Tengah, dengan sepihak.dana potongan tersebut berkisar 10% dari jumlah dana proyek yang dikerjakan,selama 4 bulan. sehingga secara tidak langsung, pihak PU dan ESDM Loteng, telah melanggar perjanjian tersebut, muncul indikasi dana retensi tersebut telah diendapkan dan digelapkan oleh kepala dinas PU dan ESDM Lombok Tengah,untuk kepentingan pribadi mereka sendiri, dimana dana retensi tersebut diduga telah mencapai milyaran rupiah.

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah